Makanan sisa tak boleh dipanaskan sembarangan. Ikuti 5 tips memanaskan makanan agar panas merata, kualitas terjaga, dan lebih aman disantap.
Makanan sisa bisa tetap enak disantap jika dipanaskan dengan cara yang tepat. Jangan asal menghangatkannya karena ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Cara memanaskan makanan berpengaruh pada kualitas dan keamanannya. Pemanasan yang kurang tepat juga bisa membuat panas tidak merata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar makanan tetap layak disantap, ada beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan. Mulai dari memanaskan secukupnya hingga mencairkan makanan beku terlebih dahulu.
Dikutip dari Food NDTV (25/7) berikut tips memanaskan makanan dengan tepat:
1. Jangan Campur Makanan Baru dengan Sisa Makanan
Ilustrasi menghangatkan rendang. Foto: iStock |
Masih banyak orang mencampur makanan yang baru dimasak dengan sisa makanan kemarin dalam satu wadah. Kebiasaan ini dapat memengaruhi keamanan pangan.
Makanan segar dan sisa makanan memiliki suhu serta tingkat kesegaran yang berbeda. Perbedaan ini berisiko membuat proses pemanasan tidak merata sehingga kualitas makanan menurun.
Sebaiknya panaskan sisa makanan hingga benar-benar panas secara terpisah. Setelah makanan baru dan sisa makanan sama-sama panas, barulah keduanya boleh dicampurkan sebelum disajikan.
2. Jangan Panaskan Makanan Berulang Kali
Memanaskan sisa makanan berkali-kali masih sering dilakukan di rumah, padahal kebiasaan ini dapat menurunkan kualitas dan keamanan makanan.
Setiap makanan keluar dari kulkas lalu didinginkan lagi, bakteri berpeluang berkembang. Apalagi jika makanan terlalu lama berada di suhu ruang.
Lebih baik membagi makanan menjadi beberapa porsi sebelum disimpan. Panaskan hanya porsi yang akan disantap agar kualitasnya tetap terjaga.
3. Panaskan Makanan Secukupnya Saja
hangatkan makanan. Ilustrasi Foto: Thinkstock / Imgur |
Saat menghangatkan makanan sisa, cukup ambil porsi yang akan dimakan. Hindari memanaskan seluruh isi wadah jika belum akan dihabiskan.
Cara ini membuat sisa makanan tetap tersimpan dingin di dalam kulkas. Selain itu, makanan juga tidak perlu mengalami pemanasan berulang.
Misalnya, nasi atau lauk sisa cukup untuk empat orang, tetapi hanya satu yang makan. Panaskan satu porsi saja, sementara sisanya tetap disimpan di kulkas agar kualitasnya terjaga.
4. Aduk Makanan Saat Dipanaskan Kembali
Jangan lupa mengaduk makanan saat dipanaskan kembali. Cara ini membantu panas menyebar lebih merata ke seluruh bagian makanan.
Makanan yang dipanaskan di microwave sering kali panas di luar, tetapi masih dingin di bagian tengah. Kondisi ini membuat proses pemanasan menjadi kurang optimal.
Bagian makanan yang masih dingin berisiko menjadi tempat bakteri bertahan hidup. Karena itu, aduk makanan beberapa kali selama dipanaskan agar suhunya lebih merata.
5. Cairkan Makanan Beku Sebelum Dipanaskan
Ilustrasi makanan beku. Foto: Getty Images/iStockphoto |
Membekukan makanan menjadi cara praktis untuk memperpanjang masa simpannya. Namun, makanan beku sebaiknya tidak langsung dipanaskan.
Banyak orang langsung memasukkan makanan beku ke microwave atau kompor. Cara ini dapat membuat panas tidak menyebar merata ke seluruh bagian makanan.
Sebaiknya cairkan atau defrost makanan hingga tidak lagi beku sebelum dipanaskan. Dengan begitu, makanan akan lebih cepat panas merata dan lebih aman disantap.
Simak Video "Hal-hal yang Perlu Diperhatikan saat Memanaskan Ulang Makanan"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN