Tak Hanya di World Cup, Ini Duel Meksiko vs Afrika Selatan Lewat Kuliner

Tak Hanya di World Cup, Ini Duel Meksiko vs Afrika Selatan Lewat Kuliner

Diah Afrilian - detikFood
Jumat, 12 Jun 2026 15:30 WIB
Smokey dan Juicy! 5 BBQ Brisket Ini Cocok Buat  Makan Enak Tanggal Muda
Foto: Instagram
Jakarta -

Tak hanya pada piala dunia, Meksiko dan Afrika Selatan ternyata juga bisa berduel lewat makanan. Ada hidangan dari kedua negara ini yang serupa tapi tak sama.

Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan sengit di atas rumput. Selain pertandingan pembuka Grup A antara Meksiko dan Afrika Selatan, terdapat duel menarik dari sisi kuliner.

Kedua negara ini memiliki makanan tradisional berbahan dasar daging kering. Hidangan tersebut telah menjadi bagian penting budaya yang diwariskan secara turun temurun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meksiko punya hidangan daging kering bernama cecina, sementara Afrika Selatan tak mau kalah melalui sajian biltongnya. Dilansir dari RRI, (11/6/2026), ketika ditelusuri lebih dalam, kedua hidangan ini memiliki karakter dan cita rasa yang berbeda.

ADVERTISEMENT
Tak Hanya di World Cup, Ini Duel Meksiko vs Afrika Selatan Lewat KulinerCecina merupakan olahan daging yang diiris sangat tipis dari Mexico. Foto: Getty Images/Sandor Mejias Brito

Cecina merupakan salah satu makanan tradisional Meksiko yang telah dikenal sejak lama. Hidangan ini dibuat dari daging yang diiris sangat tipis, kemudian diawetkan melalui proses penggaraman dan penjemuran.

Dikutip dari Culinary Backstreets, cecina awalnya dikenal sebagai bekal perjalanan karena mampu bertahan dalam waktu lama tanpa mengalami kerusakan. Di Meksiko, cecina umumnya terbagi menjadi dua jenis yaitu terbaut dari daging sapi dan daging babi.

Berkembangnya dua jenis cecina tersebut tak lepas dari pengaruh masyarakat Meksiko yang mengembangkan resep tradisional. Salah satu daerah yang terkenal dengan cecina adalah Morelos.

Di wilayah ini, daging biasanya diasinkan kemduian dijemur di bawah sinar matahari selama dua hingga tiga hari sebelum dipanggang di atas bara arang. Hasil akhirnya menghadirkan perpaduan rasa asin yang ringan dengan aroma khas daging yang diawetkan.

Tak Hanya di World Cup, Ini Duel Meksiko vs Afrika Selatan Lewat KulinerDari Afrika Selatan ada hidangan yang serupa dengan nama biltong. Foto: Getty Images/Sandor Mejias Brito

Sementara, biltong dari Afrika Selatan justru lebih banyak dikonsumsi sebagai camilan atau pelengkap. Hidangan ini dibuat dari irisan daging yang diberi campuran berbagai rempah, termasuk garam batu, ketumbar bubuk, allspice, lada hitam, dan cuka.

Penggunaan cuka menjadi ciri khas utama yang membedakannya dari cecina. Selain memberikan rasa yang khas, cuka juga berfungsi sebagai pengawet alami dan membantu melunakkan serat daging.

Proses yang berbeda membuat biltong memiliki tekstur yang lebih lembut dan kenyal, bahkan disebut ada sensasi rasa mirip steak. Uniknya, jika cecina dibuat dari daging sapi atau babi saja, biltong bisa dibuat dari banyak jenis daging.

Masyarakat Afrika Selatan juga menggunakan berbagai jenis bahan lain seperti ikan, burung unta, hingga daging kudu atau hewan sejenis antelop. Blitong bisa langsung dikonsumsi tanpa proses memasak tambahan.



(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads