Penggemar kue cokelat mungkin sudah tak asing dengan Matilda Cake. Ternyata kue ini punya cerita asal-usul menarik yang berasal dari film legendaris.
Matilda Cake dikenal sebagai kue cokelat dengan tekstur halus dan lapisan ganache atau campuran cokelat dan krim yang tebal. Popularitasnya berawal dari adegan ikonik dalam film Matilda (1996), yang membuat kue ini dengan tampilan besar dan penuh cokelat.
Melansir dari Baking Go (20/8), kue ini merujuk pada adegan ikonik dalam film Matilda yang diadaptasi dari novel karya Roald Dahl. Dalam adegan tersebut, tokoh Bruce Bogtrotter diminta menghabiskan kue cokelat berukuran besar di depan banyak orang. Adegan ini yang kemudian mempopulerkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Matilda Cake biasanya dibuat dengan lapisan sponge cokelat yang tebal dan lembut. Rasa cokelatnya kuat karena menggunakan kakao dalam jumlah cukup banyak. Lapisan kue diisi dengan ganache atau frosting cokelat yang halus dan mengilap.
Ganache dibuat dari campuran cokelat dan krim, lalu dioleskan cukup tebal di setiap lapisan hingga bagian luar kue. Selain itu, ukuran kue ini biasanya dibuat tinggi dengan beberapa layer. Tampilan ini meniru versi asli dalam film yang terlihat besar dan 'berlebihan'.
Untuk membuat Matilda Cake, kunci utamanya ada pada sponge cokelat. Beberapa resep menggunakan buttermilk atau sedikit kopi panas untuk memperkuat rasa cokelat. Bagian menariknya ada pada proses pelapisan yang dilakukan setelah kue dipanggang dan dingin.
Ganache dioleskan di antara tiap layer secara tebal. Bagian luar kue kemudian ditutup frosting dan diberi tambahan ganache yang sedikit cair agar menetes di sisi kue. Kue ini biasanya disajikan dalam potongan besar.
Secara bahan, Matilda Cake tidak jauh berbeda dengan kue cokelat pada umumnya. Namun, yang membuat kue ini unik adalah ukuran, tampilan, dan kesan yang ditampilkan. Selain itu, faktor cerita dari film membuatnya punya nilai tambahan.
Matilda Cake tetap digemari karena memiliki gabungan antara rasa dan visual. Banyak orang mengenalnya dari film, sementara yang lain tertarik karena tampilannya. Di media sosial, kue ini juga sering muncul karena visualnya yang mencolok.
(Dita Aliccia Armadani/adr)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN