Beberapa merek cokelat populer dijual mahal. Namun menurut netizen, cokelat-cokelat itu 'overpriced' karena kualitasnya dianggap tidak sepadan harganya.
Harga tinggi seringkali dianggap menunjukkan suatu produk memiliki kualitas baik. Begitu juga di industri cokelat yang mana cokelat premium berkualitas dijual dengan harga yang jauh lebih mahal daripada cokelat pada umumnya.
Meskipun anggapan ini sudah dipercaya selama puluhan tahun, belakangan ini banyak netizen atau pembeli yang mulai sadar kalau banyak merek cokelat populer harganya semakin mahal. Dalam beberapa kasus, kualitas yang ditawarkan justru menurun dan tidak sesuai dengan harga jualnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di balik kenaikan harga cokelat, sebenarnya memang industri ini sedang mengalami kesulitan. Krisis iklim menghancurkan panen kakao, sehingga berkontribusi pada kenaikan biaya.
Namun ini bukan menjadi sebuah alasan kualitas produk menjadi menurun. Beberapa merek masih berhasil menghadirkan cokelat berkualitas tinggi yang menurut para konsumen sepadan dengan harganya.
Berkaca dengan hal tersebut, banyak netizen akhirnya beranggapan bahwa merek-merek cokelat populer di dunia ini terlalu 'overpriced' atau menjual dengan harga yang berlebihan.
Dilansir dari tastingtable.com (20/4), berikut 5 merek cokelat populer dunia yang menurut netizen harganya terlalu mahal!
1. Godiva
Godiva dikenal sebagai merek cokelat populer yang sekarang dianggap harganya mahal. Foto: GettyImages |
Godiva merupakan merek cokelat populer di dunia dan menjadi merek yang dipilih ketika mereka ingin memanjakan seseorang dengan sepotong cokelat spesial.
Produsen cokelat asal Belgia ini sudah ada sejak tahun 1920-an dan selama beberapa dekade, kotak cokelatnya identik dengan kemewahan dan kenikmatan. Godiva menjanjikan setiap konsumen mendapat cokelatnya dikemas dalam kotak yang elegan dan memilik tampilan sangat lezat.
Tetapi kenyatannya jauh berbeda. Menurut beberapa orang, kualitas cokelat Godiva menurun drastis dan tidak lagi sepadan dengan harga. Diketahui harga satu cokelat emas aneka rasa berisi 30 buah cokelat dibanderol $65 (Rp 1.113.495).
Banyak yang menganggap kini kemasannya terlihat murahan dan rasa cokelatnya juga tidak seenak dulu. Keluhan lainnya yaitu isian di dalam cokelat terlalu sedikit dan ukuran cokelatnya juga lebih kecil.
Seorang pengguna Reddit berkomentar, "Namun harganya tidak turun. Cokelatnya tetap sangat mahal, tetapi dulu memang sepadan."
2. Cokelat Lindt
Merek cokelat Lindt juga dianggap harganya terlalu mahal dan kualitasnya kurang. Foto: GettyImages |
Lindt juga termasuk merek cokelat paling terkenal dan digemari oleh masyarakat dunia. Pasalnya merek asal Swiss tersebut sudah mulai melakukan inovasi proses conching (pencampuran cokelat panas secara intensif untuk meningkatkan teksturnya) sejak tahun 1870-an.
Proses conching merupakan bagian penting dalam pembuatan cokelat karena akan menghasilkan tekstur halus dan lembut saat cokelat batang tersebut digigit.
Sayangnya, para konsumen mengungkap cokelat batangan Lindt tidak lagi sesuai dengan reputasinya. Mereka mencatat kualitasnya tidak seperti dulu dan beberapa mengklaim rasanya seperti produk massal yang tidak lagi ekslusif.
Seorang pengguna Reddit berkomentar, "Benar-benar sampah, terlalu mahal dan lebih mengandalkan merek daripada kualitas."
3. Ferrero Rocher
Dianggap salah satu cokelat terenak, kini banyak yang meragukan kualitasnya dan harganya dianggap terlalu mahal. Foto: GettyImages |
Ferrero Rocher pertama kali memasuki pasar Amerika pada tahun 1980-an dan banyak orang menyukainya. Pada akhir tahun 1990-an, perusahaan ini telah menjadi merek bernilai miliaran dolar.
Cokelat ini disukai karena kemasannya ikonik berwarna emas dan cokelat serta cokelat pralinenya yang renyah di luar dan lembut di dalam.
Tetapi semua orang mengatakan kalau Ferrero Rocher kini tidak sepadan dengan popularitasnya. Banyak yang merasa hanya kemasannya yang cantik tetapi tidak dengan rasanya yang sangat biasa. Beberapa netizen juga menyebut bahwa cokelat Italia ini terlalu mahal.
Di salah satu supermarket ternama Amerika bernama Walmart, sekotak berisi 24 cokelat harganya mencapai $15 (Rp 257.370).
4. Russell Stover
Mirip dengan Godiva, Russell Stover adalah merek yang banyak dipilih ketika seseorang ingin memberi sedikit cokelat istimewa.
Merek asal Missouri ini dimiliki oleh Lindt & Sprungli, yang telah berkecimpung di industri cokelat sejak tahun 1920-an.
Selama beberapa dekade, merek ini telah membangun reputasi sebagai penyedia cokelat berkualitas tinggi buatan Amerika. Sayangnya realitanya tidak seperti itu.
Sebagian besar masalah muncul karena tampilan yang menyesatkan. Dari luar, konsumen akan melihat sekotak besar cokelat. Tetapi dalamnya, lebih banyak plastik daripada bungkusan cokelatnya.
Rasanya juga dinilai tidak berkesan. Salah satu varian cokelat nouggatnya pernah disebut seperti cokelat murahan dengan rasa kacang yang tidak tercecap jelas.
5. Feastables
Di antara jenis cokelat lain, Feastables bisa dibilang yang umurnya paling baru. Pasalnya perusahaan cokelat ini baru berdiri tahun 2022. Tetapi sejak saat itu telah menjadi raksasa global.
Perusahaannya didirikan oleh seorang Youtuber ternama Mr.Beast. Ide di balik cokelat Feastables yaitu ketika mereka ingin membuat cokelat bebas gluten yang rasanya tetap enak.
Beberapa orang percaya merek ini telah mencapai tujuan tersebut. Tetapi banyak juga yang berpikir kalau merek cokelat ini terlalu dibesar-besarkan dan harganya terlalu mahal. Bahkan beberapa orang mengungkap rasanya sama seperti merek cokelat kelas menengah populer, seperti Hershey's tetapi harganya jauh lebih mahal.
Sebatang cokelat susu Feastables seberat 59,533 gram di Walmart harganya mencapai $2,57 (Rp 44.010). Jika dibandingkan dengan Hershey's harganya lebih mahal karena cokelat Hershey's dijual seharga $1,82 (Rp 31.166) untuk 43,941 gram.
Namun menurut sebagian orang ukuran yang lebih besar tidak cukup menjadi indikator harganya menjadi lebih mahal.
Awal diluncurkan, produk ini dibuat menggunakan biji kakao organik, tetapi saat ini tidak lagi. Beberapa orang merasa keberatan jika harus membayar lebih mahal daripada merek non-organik lainnya.
"Rasanya tidak spesial dan harganya cukup mahal. Biasa saja," ujar seorang netizen Reddit.
Simak Video "Video Top 5: Label Nutri-Level Dirilis hingga D4vd Ditangkap soal Pembunuhan"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN