Bocah-bocah di Rusia Nekat Ambil Makanan di Pemakaman, Kelaparan?

Bocah-bocah di Rusia Nekat Ambil Makanan di Pemakaman, Kelaparan?

Diah Afrilian - detikFood
Rabu, 15 Apr 2026 17:30 WIB
Bocah-bocah di Rusia Nekat Ambil Makanan di Pemakaman, Kelaparan?
Foto: Daily Star
Jakarta -

Anak-anak di Rusia tertangkap kamera nekat mengambil makanan. Banyak yang mempertanyakan, apakah mereka kelaparan?

Di Rusia tengah viral video anak-anak mengambil makanan di pemakaman. Dilansir dari Daily Star, (14/4/2026), aksi pencurian itu bukan dilakukan secara sembunyi-sembunyi seperti kejahatan pada umumnya.

4 Fakta Perayaan Paskah Identik dengan Telur dan Cokelat KelinciSebuah video viral menduga sekelompok anak-anak mencuri makanan paskah. Foto: Getty Images/rfranca

Sejumlah anak terlihat mengambil makanan yang ditinggalkan di pemakaman oleh keluarga yang berduka. Makanan tersebut diketahui merupakan bagian dari tradisi atau kebiasaan masyarakat setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk diketahui, perang Rusia-Ukraina telah membuat banyak warga Rusia biasa kelaparan. Penjualan telur dijatah dan di beberapa wilayah, harga bahan pokok seperti ayam dan kentang melonjak hingga 92%.

Selain itu, perang juga telah menyebabkan banyak pemuda tewas, dengan perkiraan kerugian militer mencapai 1,3 juta jiwa.

ADVERTISEMENT

Situasi mengerikan ini menandakan banyak kuburan baru. Orang-orang terkasih pun punya tradisi mengantarkan 'hadiah' makanan untuk para mendiang selama perayaan Paskah.

Hadiah makanan inilah yang ramai diambil anak-anak di Rusia. Para kritikus menyatakan aksi ini sebagai "penghujatan", sementara seorang ibu yang merekam aksi ini menyatakan kalau hal tersebut bukanlah tindak kriminal.

Bocah-bocah di Rusia Nekat Ambil Makanan di Pemakaman, Kelaparan?Ternyata kejadian yang berlokasi di pemakaman ini merupakan tradisi paskah di Rusia. Foto: Daily Star

"Saya membagikan tradisi kami, yang merupakan kebiasaan di sini. Saya tidak menyangka begitu banyak orang bereaksi negatif, bahwa hal itu akan membuat Anda tidak nyaman," ujarnya.

Unggahannya pun mendapat banyak komentar netizen. "Kami berasal dari wilayah Rostov. Kami selalu pergi ke pemakaman. Anak-anak mengumpulkan permen, tetapi tidak sebanyak di video," kata seorang netizen.

"Hal yang sama terjadi di wilayah Voronezh: orang dewasa menaruhnya sendiri di sana, karena tahu anak-anak akan datang dan mengambilnya. Nenek kami, orang tua kami, kami, dan sekarang putra kami mengumpulkan permen tersebut," sahut netizen lain yang memahami aksi pengambilan makanan oleh anak-anak tersebut.

Ada juga yang mengatakan, "Sepanjang masa kecil kami, kami pergi ke pemakaman berkelompok, makan permen sepuasnya. Tidak ada yang menganggap itu hal yang buruk."

Sementara itu, netizen yang tidak setuju melontarkan kritik pedas. Salah satunya menulis, "Ini bukan tradisi, ini penistaan! Apakah kalian kelaparan?"

"Kalian tidak boleh mengambil apa pun dari pemakaman, apalagi membawanya pulang. Sungguh aneh dan menyeramkan menemukan apa pun yang ditinggalkan di kuburan orang lain," kata netizen lain.

Ibu pengunggah video itu pun mengatakan kalau apa yang anak-anak Rusia itu lakukan hanya dalam rangka Paskah. "Kami memiliki pemakaman yang besar, semua anak mengumpulkan barang-barang, dan putraku mengumpulkan ini," tutupnya.




(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads