Kejadian tak menyenangkan kembali terjadi di restoran. Kali ini berupa miskomunikasi antara pelanggan dan staf restoran. Begini kronologinya.
Seorang pelanggan mengaku mendapat pelayanan tidak menyenangkan saat bersantap di restoran teppanyaki di Singapura. Sementara pihak restoran menuding ada tindakan tak pantas dari pelanggan. Insiden ini terjadi di Alley Wei Teppan-Yaki dan jadi perbincangan.
Melansir dari Stomp (11/4), pelanggan asal Vietnam dengan sebutan Ms A diketahui sedang berlibur ke Singapura. Ia mengalami kejadian tak mengenakkan di restoran tepannyaki tersebut bersama temannya pada 10 April sekitar pukul 17.50.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ms A mengatakan sempat kebingungan saat masuk restoran karena tidak diberi arahan untuk menunggu. Selain itu, ia juga mengklaim ada staf yang berteriak untuk menarik perhatiannya.
Situasi ini membuatnya merasa tidak nyaman sejak awal berada di sana. Ketidaknyamanan itu berlanjut saat ia sedang makan, tetapi sudah ditanya apakah ingin melanjutkan pesanan.
Setelah selesai, Ms. A dan temannya menilai pelayanan restoran tersebut buruk. Ia kemudian mengaku mendengar seorang staf menghina mereka dalam bahasa Vietnam.
Ketika mencoba mengonfirmasi hal tersebut, staf yang dimaksud justru berjalan pergi, sehingga ia meminta untuk berbicara dengan manajer. Insiden kemudian memanas dan berlanjut ke media sosial.
Dalam keterangannya, Ms. A mengaku sempat mengambil sendok dan melemparkannya ke lantai dekat staf untuk menarik perhatian. Ia menegaskan tidak pernah melempar benda tersebut ke arah staf.
Menurutnya, inti permasalahan adalah sikap staf yang dianggap tidak sopan dan tidak menghargai pelanggan. Namun, pihak restoran memiliki versi berbeda.
Dalam komentar yang dikaitkan dengan tim Alley Wei Teppan-Yaki, disebutkan bahwa situasi memanas dan seorang staf merespons dalam kondisi emosi. Mereka juga menuduh pelanggan menggunakan kata-kata kasar.
Bahkan, restoran menyatakan bahwa sebuah piring sempat dilempar ke arah staf dan mereka mempertimbangkan langkah hukum untuk melindungi karyawan.
Tangkapan layar CCTV yang beredar di kolom komentar turut memperkeruh situasi. Dalam gambar tersebut terlihat seorang wanita memegang piring, lalu mengayunkannya hingga mengarah ke bagian belakang tubuh staf sebelum akhirnya jatuh ke lantai.
Meski demikian, Ms A tetap membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa piring dilempar ke lantai, bukan ke arah staf.
Kasus ini pun memicu beragam reaksi di media sosial. Sebagian netizen mengaku pernah mengalami pelayanan kurang menyenangkan di tempat makan, sementara yang lain menilai kejadian ini mungkin memiliki dua sisi cerita.
"Sepanjang waktu, staf kami tidak terlibat dalam pembalasan fisik apa pun," kata pihak Alley Wei. Mereka menambahkan, tidak menolerir pelecehan verbal atau fisik terhadap stafnya, terlepas dari standar pelayanan. Mereka juga menegaskan bahwa keselamatan dan martabat staf tetap menjadi prioritas.
Restoran tersebut menambahkan bahwa mereka sedang dalam proses menempuh jalur hukum terhadap pelanggan dan tidak dapat mengungkapkan detail lebih lanjut.
(adr/adr)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN