5 Tanda Tubuh Kebanyakan Garam, Wajah Sembap hingga Mudah Haus

5 Tanda Tubuh Kebanyakan Garam, Wajah Sembap hingga Mudah Haus

Riska Fitria - detikFood
Jumat, 17 Jul 2026 05:00 WIB
Remaja Ini ButaΒ karena Terlalu Sering Makan Keripik dan Kentang Goreng
Foto: Site News
Jakarta -

Kebanyakan asupan garam bisa berdampak pada kesehatan. Kenali beberapa tandanya pada tubuh, dari wajah sembap, mudah haus, hingga ngidam makanan asin.

Garam memang dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan dan fungsi saraf. Namun, konsumsi berlebihan dapat memicu berbagai keluhan yang sering tidak disadari.

Mulai dari wajah bengkak hingga sering merasa haus, gejalanya bisa muncul dalam aktivitas sehari-hari. Kondisi ini terjadi karena kelebihan natrium mengganggu keseimbangan cairan tubuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahli gizi Maggie Michalczyk mengungkap beberapa tanda yang patut diwaspadai jika tubuh kelebihan garam. Mengenali gejalanya dapat membantu kamu membatasi asupan natrium sejak dini.

Dikutip dari Eating Well (5/11/25) berikut tanda tubuh jika kamu terlalu banyak mengonsumsi garam:

1. Wajah dan Tubuh Bengkak

Makanan yang DigorengIlustrasi Makanan yang Digoreng Foto: iStock

Konsumsi garam berlebihan bisa membuat tubuh menahan lebih banyak cairan. Akibatnya muncul bengkak, perut terasa kembung, dan wajah tampak lebih sembap.

ADVERTISEMENT

Ahli gizi Maggie Michalczyk menjelaskan, cairan berlebih di jaringan tubuh memicu pembengkakan pada wajah, jari, hingga pergelangan kaki.

Kondisi ini juga bisa membuat tubuh terasa kurang nyaman. "Asupan garam tetap dibutuhkan untuk mengganti elektrolit setelah berolahraga, tapi jangan berlebihan," tuturnya.

2. Sering Sakit Kepala

Tak hanya bengkak, terlalu banyak mengonsumsi garam juga dapat menyebabkan sakit kepala. Kondisi ini terjadi karena keseimbangan cairan dalam tubuh terganggu.

"Kelebihan natrium mengganggu keseimbangan cairan tubuh sehingga memicu dehidrasi. Saat tubuh kehilangan terlalu banyak air, otak ikut menyusut dan menimbulkan sakit kepala," tutur Maggie.

Kelebihan garam juga dapat memicu mual, pusing, hingga muntah pada kasus tertentu. Minum banyak air putih dapat membantu membuang kelebihan natrium dan meredakan keluhan.

3. Mudah Haus

Asian woman drinking tap water from glass in the kitchenIlutrai wanita minum air putih. Foto: Getty Images/AntonioGuillem

Sering merasa haus dan mulut kering bisa menjadi tanda tubuh kelebihan garam. Natrium berlebih dapat mengganggu keseimbangan cairan sehingga tubuh membutuhkan lebih banyak air.

Menurut Maggie Michalczyk, garam membuat tubuh menahan air dan menarik cairan yang tersimpan. Akibatnya terjadi kekurangan cairan sehingga tubuh memberi sinyal berupa rasa haus.

"Perbanyak minum air putih dan batasi makanan tinggi garam untuk membantu memulihkan keseimbangan cairan," tutur Maggie.

4. Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil bisa berkaitan dengan konsumsi garam berlebihan. Kondisi ini biasanya muncul setelah tubuh merasa sangat haus dan minum banyak air.

Saat rasa haus terpenuhi, tubuh akan meningkatkan frekuensi buang air kecil untuk membantu membuang kelebihan garam yang memicu rasa haus tersebut.

Menurut Michalczyk, garam berlebih juga membebani kerja ginjal sebagai penyaring tubuh. Jika berlangsung lama, kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan hingga gagal ginjal.

5. Sering Ngidam Makanan Asin

Nongkrong 5 Jam Cuma Pesan Kentang Goreng, Pelanggan Ini DitegurIlustrasi kentang goreng. Foto: AI Illustrated by WeirdKaya

Jika terus mengonsumsi makanan tinggi garam, keinginan makan makanan asin bisa semakin kuat. Lidah akan terbiasa dengan rasa asin sehingga ingin menikmatinya lagi.

"Saat tubuh terbiasa dengan makanan asin, indra perasa akan beradaptasi. Akibatnya, Anda akan terus menginginkan rasa asin yang sama," ujar Maggie Michalczyk, M.S., RDN.

Maggie menyarankan mengurangi garam secara bertahap dan memilih bumbu tanpa tambahan garam. Rasa gurih bisa diganti dengan rempah dan herba agar makanan tetap nikmat.

Halaman 2 dari 3
(raf/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads