Metode panggang ubi jalar yang viral di Korea Selatan tengah ramai dibahas, karena disebut bisa menghasilkan tekstur lembut dan creamy. Caranya simpel, cukup memanfaatkan air rendaman es!
Melansir dari Food & Wine (9/3), metode ini dipopulerkan oleh kreator James Park dan dikenal sebagai cara untuk meniru tekstur goguma, yaitu ubi panggang yang umum dijual di banyak minimaket Korea.
Metode yang digunakan terdiri dari beberapa tahap. Ubi terlebih dahulu dipotong sedikit di kedua bagian ujungnya, lalu dipanggang pada suhu 375Β°F (sekitar 190 C) selama 20 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, ubi dimasukkan ke dalam air es selama dua menit, kemudian dipanggang kembali pada suhu 425Β°F (sekitar 218 C) selama 25 menit. Jenis ubi yang digunakan dalam metode ini umumnya ubi dengan kulit ungu dan daging berwarna putih, yang dikenal sebagai ubi Korea atau Jepang.
Jenis ubi ini memiliki tekstur yang lebih padat, tidak terlalu manis, serta memiliki rasa yang cenderung mirip kacang.
Dalam pengujian yang dilakukan, hasil dari metode ini dinilai tidak terlalu berbeda dibandingkan dengan cara memanggang biasa. Tekstur ubi yang melalui proses perendaman air es memang sedikit lebih lembut, tapi perbedaannya sangat tipis dan tidak terlalu mencolok.
Pengujian juga dilakukan pada jenis ubi lain, seperti ubi garnet yang berwarna oranye.
Hasilnya tetap menunjukkan bahwa perbedaan antara metode viral dan metode konvensional hampir tidak terlihat secara signifikan. Tanpa adanya penanda khusus, perbedaan tersebut sulit dikenali.
Meski demikian, metode ini memiliki satu keunggulan yang cukup jelas. Ubi yang dimasak dengan teknik ini menjadi lebih mudah dikupas setelah matang.
Kulitnya dapat dilepas dengan cepat tanpa memerlukan alat tambahan. Dari sisi ilmiah, proses pemanasan, pendinginan, lalu pemanasan kembali dapat memengaruhi struktur pati dalam ubi.
Perubahan ini dapat memberikan tekstur yang sedikit lebih lembut. Namun, efek tersebut tidak terlalu besar dan bukan menjadi faktor utama.
Disebutkan bahwa tekstur creamy yang dihasilkan lebih banyak dipengaruhi oleh jenis ubi yang digunakan, terutama ubi Korea atau Jepang yang memang memiliki kandungan pati lebih tinggi.
Secara keseluruhan, metode ini tidak menghasilkan perubahan yang drastis pada tekstur, tapi disebut pakar tetap memberikan sedikit perbedaan serta kemudahan dalam proses pengupasan.
(yms/adr)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN