Kue lapis memang dikenal punya harga mahal. Bahkan di Malaysia ada kue lapis dibanderol sampai harga Rp 7,8 juta. Lantas apa yang membuatnya mahal?
Belum lama ini sebuah kreasi kue lapis di Malaysia tengah menjadi sorotan. Pasalnya kue lapis yang dijuluki dengan nama 'Kek Lapis Sultan' itu dibanderol dengan harga sangat mahal.
Wanita asal Malaysia bernama Adhar menjual kue lapisnya dengan harga RM 1.800 per loyang atau sekitar Rp 7,8 juta. Harga tersebut disebabkan karena proses pembuatan panjang dan dibuat menggunakan bahan premium.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses pembuatan kue lapis khas Sarawak memang memerlukan banyak waktu dan tenaga karena harus dibuat per lapis. Pola motifnya pun rumit. Tidak hanya terdiri dari lapisan garis biasa, secara tradisional kue ini bermotif geometrik yang cantik dengan pola lebih rumit.
Saking pola motifnya lebih rumit, kue lapis Sarawak bisa memiliki 12-20 lapisan atau bahkan lebih. Membuat kue lapis Sarawak juga memerlukan waktu panjang sekitar 4 sampai 8 jam. Semakin rumit motifnya, maka proses pembuatan juga semakin panjang.
Kue lapis Sarawak dikenal punya harga mahal karena proses pembuatan lama dan bahan berkualitas. Foto: Instagram/@kitchen_confidante |
Pertama, adonan kue dipanggang di loyang yang dalam. Adonan kue ini juga dipanggang satu per satu. Per loyang kue lapis bisa memakan waktu pengerjaan berjam-jam karena harus keluar masuk oven untuk setiap lapisan.
Baru secara perlahan adonan ditambah adonan warna-warni dengan jeda waktu 10 menit. Setelah selesai disusun, biarkan kue sampai dingin. Kue lalu dipotong dan disusun kembali dengan selai atau susu kental manis sebagai perekat. Sebelum dieksekusi, para pembuat kue juga biasanya perlu mendesain kue lapisnya terlebih dahulu.
Pembuatan kue lapis Sarawak juga melibatkan penggunaan bahan premium, seperti mentega berkualitas tinggi hingga kuning telur melimpah. Kuning telur banyak digunakan supaya tekstur kuenya menjadi lembap, lembut, dan wangi.
Biasanya kue lapis ini juga dibuat dengan pola motif yang rumit. Foto: Instagram/@kitchen_confidante |
Beberapa varian juga lebih premium karena menggunakan tambahan bahan mahal, seperti kacang pistachio, macadamia, dan bahan premium lainnya.
Rata-rata kue lapis Sarawak di Malaysia harganya menyentuh angka Rp 1 jutaan per loyang. Semakin rumit motifnya makan harganya juga bisa jadi akan semakin mahal.
Dikutip dari Atlas Obscura, kue lapis Sarawak sebenarnya sudah muncul pada sekitar tahun 1970-1980. Konon, kue ini diperkenalkan pertama kali oleh orang Betawi.
Bahan-bahan pembuatannya mungkin mirip seperti kue lapis Indonesia yang menggunakan mentega, tepung, telur, rempah-rempahan, dan lain sebagainya. Namun motif kue lapis Sarawak memang berbeda dengan kue lapis Indonesia.
Kue lapis Sarawak pun kini sudah menjadi bagian dari budaya di Malaysia. Biasanya menjadi suguhan wajib dalam acara penting, seperti Idul Fitri.
(aqr/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN