×
Ad

Jangan Ketipu! Ini Nih Bedanya Nastar Murah vs Nastar Mahal

Atiqa Rana - detikFood
Rabu, 18 Mar 2026 12:00 WIB
Foto: Getty Images/Hardollin
Jakarta -

Nastar murah dan nastar mahal bisa dibedakan dari beberapa ciri. Jika tidak ingin tertipu saat membeli, coba perhatikan perbandingan ini!

Nastar merupakan salah satu kue kering yang jadi favorit selama lebaran. Kue ini berciri khas warna kuning keemasan dengan aroma mentega kuat dan isian nanas legit. Umumnya berbentuk bulat, tetapi ada juga yang panjang atau bentuk lainnya.

Permukaan nastar juga biasanya glowing atau mengilap, hasil dari olesan kuning telur. Teksturnya juga lumer di mulut.

Meskipun nastar enak, proses pembuatannya terbilang cukup rumit. Tidak heran lebih banyak orang memilih untuk membeli nastar di toko kue daripada membuatnya sendiri.

Namun ketika membeli nastar di bakery atau toko kue, sebaiknya perhatikan sejumlah hal. Pasalnya bisa jadi nastar tersebut diklaim penjual 'premium', padahal dibuatnya dengan bahan-bahan kurang berkualitas atau proses yang kurang maksimal.

Untuk menghindari hal-hal tersebut, konten kreator di Instagram dengan nama akun @kezia_tifanny (28/2), membagikan informasi soal ciri nastar murah dan nastar mahal.

Berikut perbandingannya :

1. Perhatikan warna selai nanas

Selai nanas yang warnanya cenderung lebih gelap pekat artinya menggunakan banyak gula. Foto: Instagram @kezia_tifanny

Beberapa toko mungkin sering mempromosikan nastarnya premium dan tidak mengandung banyak gula. Namun sebelum membelinya, kamu bisa memperhatikan beberapa hal terlebih dahulu.

Kezia mengungkap ciri-ciri nastar yang tidak banyak gula, warna selai nanasnya cenderung punya warna emas (golden) atau cokelat keemasan.

Sedangkan nastar yang banyak gula warna nanasnya cenderung lebih hitam atau gelap.

2. Perhatikan tekstur nastar

Tekstur nastar juga bisa menunjukkan apakah nastar tersebut mahal atau murah. Foto: Instagram @kezia_tifanny

Selain warna, kamu juga perlu memperhatikan teksturnya.

"Nah sekarang gak bisa cuma dilihat dari warna karena sekarang itu banyak banget teknik untuk bisa warna selainya itu terang padahal gulanya banyak," jelasnya.

Oleh karena itu, bisa dilihat dari teksturnya.

"Sama kayak pembuatan permen biasanya gula dicairin. Ketika dingin dan mengeras itupun yang terjadi dalam selai," ujar Kezia.

Oleh karena itu, jika selai nanas mengandung banyak gula tekstur nastarnya pasti keras dan sulit digigit.

Sedangkan tekstur selai nastar yang tidak mengandung banyak gula lebih creamy, lembut, tidak perlu usaha lebih untuk menggigitnya. Ketika dimakan, juga adonan maupun selainya tidak lengket di gigi.

3. Ciri nastar banyak butter atau mentega

Remahan nastar bisa menandakan nastar tersebut lebih banyak pakai margarin atau mentega. Foto: Instagram @kezia_tifanny

Kezia juga mengungkap perbandingan nastar yang terlalu banyak mentega dengan nastar terlalu banyak margarin.

Menurutnya, nastar yang banyak mentega, crumbs atau remahannya pasti lebih lembut. Ditekan sedikit saja langsung lumer dan remahannya kecil-kecil seperti pasir. Ketika dimakan juga meleleh di mulut karena hanya mentega yang punya titik leleh di bawah suhu mulut.

Di sisi lain, nastar yang menggunakan banyak margarin cenderung punya remahan lebih kasar. Saat digigit juga lebih terasa adonannya. Remahannya cenderung lebih besar dan tidak akan selumer itu karena titik leleh margarin ada di suhu 36-42 derajat celcius

"Makanya margarin boleh disimpan di suhu ruang, tapi butter gak boleh," jelas Kezia.



Simak Video "Bazar Kue Kering di Blok M Square, Nastar Masih Jadi Favorit"

(aqr/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork