Perjalanan Aldi Taher dalam berbisnis kuliner tak selamanya mulus. Sebelum burgernya viral, ia pernah gagal jualan mie ayam gegara diserang review buruk.
Fenomena selebritas yang terjun ke bisnis kuliner memang bukan hal baru di Indonesia. Namun, tidak semua perjalanan usaha tersebut berjalan mulus.
Hal itu juga terlihat dari perjalanan usaha kuliner Aldi Taher yang sempat menjadi perbincangan warganet. Aldi Taher kini sedang disoroti gegara bisnis kuliner burger miliknya yang punya gaya promosi nyeleneh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ini bukan bisnis kuliner pertama yang pernah dijalaninya. Pada 2021, Aldi Taher pernah berjualan mie ayam yang menjadi awal mula bisnis kulinernya.
Aldi Taher viral gegara bisnis kulinernya bernama Aldi's Burger. Foto: Instagram @alditaher.official |
Ia membuka usaha kuliner bernama Mie Ayam Cabe Uleg Aldi Taher di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Warung tersebut menawarkan menu mie ayam dengan harga yang relatif terjangkau.
Sayangnya, bisnis kuliner ini justru mendapat banyak review buruk pada platform Google Review. Sebagian komentar negatif tersebut muncul dari orang-orang yang bahkan belum pernah mencicipi langsung mie ayam yang dijualnya.
Beberapa netizen memberi rating rendah di platform ulasan kuliner hanya karena citra Aldi Taher di media sosial yang kerap dianggap kontroversial dan nyeleneh. Namun ketika beberapa food vlogger datang langsung untuk mencicipinya, hasilnya justru berbeda.
Mereka menilai mie ayam tersebut memiliki rasa yang cukup enak. Tekstur mie disebut lembut, topping ayamnya melimpah, dan kuah kaldunya terasa gurih serta harum.
Aldi Taher juga pernah jualan mie ayam, sayangnya tak berlangsung lama. Foto: 20detik |
Diserang ulasan buruk membuat bisnis kuliner pertama milik Aldi Taher gagal langgeng. Sampai akhirnya ia mendirikan Aldi's Burger yang kini viral di media sosial.
Gaya promosinya yang nyeleneh justru membuat banyak orang penasaran. Pembelinya kini berlomba-lomba mencicipi Aldi's Burger dengan jargon 'Aldi's Burger rotinya lembut dagingnya juicu lucy mahalini rizky febian.'
Aldi Taher bahkan sempat mempromosikan bisnis burgernya dengan cara memuji bisnis burger kompetitor. Selain gaya promosi nyeleneh, harganya yang terjangkau mulai Rp20 ribuan menjadikan daya tariknya sendiri.
Kini dalam sehari, gerainya disebut bisa menjual hingga sekitar 400 porsi burger. Angka tersebut tentu menjadi pencapaian tersendiri bagi Aldi Taher setelah sebelumnya sempat mengalami kegagalan dalam bisnis kuliner.
(dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN