Biar Awet, Jangan Simpan 5 Makanan Ini di Pintu Kulkas

Biar Awet, Jangan Simpan 5 Makanan Ini di Pintu Kulkas

Riska Fitria - detikFood
Kamis, 26 Feb 2026 05:00 WIB
Apa Benar Simpan Telur Paling Ideal di Rak Pintu Kulkas?
Foto: Getty Images/iStockphoto/Thai Liang Lim
Jakarta -

Sering simpan makanan di pintu kulkas? Hati-hati, karena beberapa bahan justru cepat rusak. Ini daftar makanan yang tak boleh disimpan di pintu kulkas.

Pintu kulkas kerap jadi tempat favorit menyimpan bahan makanan karena mudah dijangkau. Namun, tak semua makanan aman disimpan di area ini.

Suhu di pintu kulkas cenderung tidak stabil karena sering dibuka tutup. Kondisi ini bisa membuat makanan lebih cepat rusak dan basi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa bahan bahkan berisiko terkontaminasi bakteri jika salah penempatan. Dampaknya bisa menurunkan kualitas hingga membahayakan kesehatan.

Dikutip dari Eating Well (17/8/25), berikut 5 jenis makanan yang tak boleh disimpan di pintu kulkas:

1. Susu

Cara menyimpan susu di kulkasSusu tidak boleh disimpan di pintu kulkas. Foto: Getty Images/iStockphoto/FabrikaCr

Pintu kulkas kerap jadi tempat menyimpan susu karena mudah dijangkau. Namun, area ini justru memiliki suhu paling tidak stabil sehingga mempercepat pertumbuhan bakteri.

ADVERTISEMENT

Paparan suhu hangat di pintu kulkas membuat susu lebih cepat basi. Kondisi ini meningkatkan risiko kerusakan serta menurunkan kualitas dan kesegarannya.

U.S. Dairy menyarankan menyimpan susu di bagian belakang kulkas. Area ini memiliki suhu paling dingin dan stabil, sehingga susu lebih awet dan aman dikonsumsi.

2. Telur

Meski kulkas punya rak khusus telur di pintu, tempat ini ternyata bukan lokasi ideal. Suhu di pintu cenderung tidak stabil dan bisa memengaruhi kesegaran telur.

American Egg Board menyarankan telur disimpan di rak bagian dalam kulkas. Suhu di area ini lebih konsisten sehingga kualitas telur tetap terjaga lebih lama.

Telur sebaiknya tetap disimpan dalam kemasan aslinya. Karton melindungi telur dari bau makanan lain serta mencegah kehilangan kelembapan.

3. Daging

Menyimpan Daging di KulkasMenyimpan Daging di Kulkas Foto: Shutterstock/

Menyimpan daging dan unggas mentah harus dilakukan dengan benar agar aman dikonsumsi. Cairan dari kemasan bisa mencemari makanan lain dan memicu risiko penyakit.

Menyimpan di pintu kulkas tidak disarankan karena suhu tidak stabil dan cairan mudah menetes. Kondisi ini meningkatkan risiko kontaminasi silang pada bahan makanan lain.

Tempat terbaik menyimpan daging mentah adalah di rak paling bawah kulkas. Bungkus rapat dengan plastik atau simpan dalam wadah tertutup agar cairannya tidak bocor.

4. Buah dan Sayur

Menyimpan buah dan sayur di pintu kulkas memang praktis, tapi kurang ideal. Suhu di area ini tidak stabil sehingga kesegarannya cepat berkurang.

Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) menyarankan buah dan sayur disimpan di laci crisper. Laci ini punya kelembapan terkontrol agar bahan segar lebih tahan lama.

Buah sebaiknya disimpan di tempat dengan kelembapan rendah, sedangkan sayur di kelembapan tinggi. Pengaturan tepat membuat tekstur, rasa, dan nutrisi tetap terjaga.

5. Keju

Keju Termahal di DuniaIlustrasi keju. Foto: Istimewa

Keju sebaiknya tidak disimpan di pintu kulkas meski terlihat praktis. Ada tempat khusus yang lebih ideal untuk menjaga kualitas dan kesegarannya.

USDA menyarankan keju disimpan di laci tipis khusus dalam kulkas. Laci ini mendapat aliran udara dingin tambahan tanpa membuat keju membeku.

Selain keju, laci ini juga cocok untuk menyimpan daging olahan. Suhu stabil membantu menjaga rasa, tekstur, dan keamanan pangan lebih lama.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video K-Talk: Dubai Chewy Cookie Tercipta dari Tangan Mantan Sersan AL Korsel"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads