Seorang wanita hamil dinyinyiri rekan kerjanya di kantor karena makan di bulan Ramadan secara terang-terangan. Namun hal ini menuai pro dan kontra.
Seorang wanita di Malaysia mendadak jadi perbincangan netizen setelah membagikan kisah tentang rekan kerjanya yang tidak berpuasa karena tengah hamil.
Cerita itu diunggah melalui platform Threads dan langsung memancing beragam reaksi, terutama soal adab makan di bulan Ramadan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam unggahannya, wanita tersebut mengaku terganggu dengan kebiasaan rekan kerjanya yang makan secara terbuka di meja kantor, lapor mStar (23/2).
Ilustrasi makan di kantor. Foto: iStock |
Padahal, posisi meja mereka berada di area yang cukup terbuka dan mudah terlihat oleh karyawan lain.
"Dia duduk di meja sebelah aku. Aku paham dia hamil. Tapi dia makan di meja sepanjang waktu. Padahal bisa saja makan di pantry," tulisnya.
Ia juga menambahkan bahwa makanan yang disantap bukan sekadar camilan ringan, melainkan makanan berat lengkap dengan sup, ayam gepuk, dan lauk pauk lainnya yang bahkan dipanaskan di kantor.
"Dia makan pagi, siang, sebelum pulang. Aku yang nggak paham adab, atau dia yang kurang peka?" lanjutnya. Unggahan tersebut langsung menuai beragam komentar.
Ilustrasi makan di pantry kantor. Foto: iStock |
Sebagian netizen menilai bahwa meskipun ibu hamil mendapat keringanan untuk tidak berpuasa, tetap ada adab yang perlu dijaga, terutama di lingkungan kerja yang mayoritas sedang berpuasa.
"Kawan kamu kurang paham adab. Walau dibolehkan tidak puasa, sebaiknya tetap menjaga perasaan orang lain dengan makan di tempat tertutup," tulis salah satu netizen.
Komentar serupa juga menyebutkan pentingnya menghormati suasana Ramadan agar tidak menimbulkan rasa tidak nyaman bagi rekan kerja yang sedang berpuasa.
Namun, tak sedikit pula yang justru menegur pemilik unggahan karena memilih curhat di media sosial ketimbang menyampaikan langsung kepada yang bersangkutan.
"Sekarang orang lebih suka mengadu di media sosial. Padahal bisa ditegur baik-baik," tulis netizen lain. Ada pula yang menyarankan agar lebih berlapang dada jika merasa terganggu.
Dalam pandangan agama, wanita hamil dan ibu menyusui memang mendapat keringanan untuk tidak berpuasa.
Hukum bagi seseorang yang memiliki uzur untuk makan dan minum di siang hari selama Ramadan adalah diperbolehkan. Meski demikian, dianjurkan untuk melakukannya di tempat yang lebih tertutup.
(raf/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN