Sebuah kafe di London, Inggris disoroti karena konsepnya yang kasar dan nyeleneh. Pembukaan toko pop-upnya disambut antusias sampai viral!
Sebuah kedai kopi unik dan kontroversial kembali menarik perhatian publik. Bukan karena menu beragam atau desain estetik, melainkan berkat konsepnya yang ekstrem.
Dilansir dari Secret London, (12/2/2026), kafe ini hanya menjual satu jenis kopi dan menolak segala bentuk pesanan lain. Kedai ini bahkan menyematkan kata-kata kasar pada namanya sampai menimbulkan sensasi di media sosial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama kedainya adalah "Flat White or F*ck Off." Awalnya toko ini hadir hanya secara online, tetapi beberapa kali mereka membuka toko Pop-Up untuk menyapa pelanggannya secara langsung.
Kafe ini punya konsep yang unik sebab menawarkan kopi dengan cara yang tak sopan. Foto: Secret London |
Menu yang disajikan di sini hanya Flat White. Pelanggan yang datang tak boleh memesan menu lain atau akan langsung diusir keluar.
Flat White merupakan minuman yang sekilas hampir mirip dengan Cafe Latte tetapi lebih populer di Inggris. Kedua menu ini, Flat White dan Cafe Latte, memiliki perbedaan pada raiso susu, ketebalan foam, dan ukuran cangkir yang digunakan.
Konsep unik ini pertama kali muncul sebagai ide dari pakar pemasaran Rory Sutherland. Ia merasa jenuh dengan tren personalisasi kopi yang berlebihan, mulai dari pilihan susu, sirup, ukuran, hingga topping.
Hasilnya adalah sebuah kedai kopi dengan konsep minimalis ekstrem. Tidak ada menu panjang, tidak ada variasi susu, tidak ada pilihan ukuran, dan bahkan tidak ada alternatif minuman lain.
Baca juga: Sambal Seruit Buk Lin: Nikmatnya 'Nyeruit' Asli Lampung di Rumah Makan Legendaris
Hanya ada satu menu yang dijualnya, yaitu flat white. Pelanggan yang memesan menu lain akan diusir. Foto: Secret London |
Kedai ini sebelumnya sudah sempat beroperasi secara sementara di lokasi Outernet London dan mendapat respons besar dari publik. Kesuksesan tersebut membuat mereka untuk memutuskan kembali membuka pop-up di South Bank.
Selain kopi dan kata-kata kasar yang menjadi ciri khasnya, kedai ini juga menambahkan elemen kejutan lain. Bertepatan dengan mendekati perayaan Hari Valentine, mereka membagikan kondom edisi terbatas bermerek kepada setiap pelanggan yang membeli flat white.
Pemasaran dengan pendekatan humor ini memperkuat citra mereka sebagai brand yang berani, nyeleneh, dan tidak konvensional. Dengan hanya menyajikan satu jenis kopi, kedai ini justru mengedepankan kesederhanaan dan efisiensi.
Pelanggan tidak perlu memikirkan pilihan panjang, sementara barista dapat fokus pada kualitas penyajian satu minuman saja. Meski terkesan kasar dan kontroversial, tetapi banyak pengunjung yang sengaja mendatanginya untuk pengalaman unik sekaligus hiburan.
(dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN