Dimsum menjadi salah satu menu khas di restoran-restoran China. Namun, sebenarnya menu ini juga bisa jadi 'tanda peringatan' yang perlu diperhatikan pelanggan.
Dimsum merupakan ragam camilan ringan khas China, khususnya dari Kanton. Dimsum biasanya disajikan dalam wadah klakat bambu dari gerobak dorong. Jenis dimsum beraneka ragam, termasuk siomay, hakau, ceker ayam, dan lain sebagainya.
Cara menikmatinya juga unik karena dimsum biasanya selalu ditemani dengan teh. Sebab pada masa zaman dinasti Han, dimsum memang diciptakan sebagai makanan pendamping teh oleh kedai teh di China Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini mungkin banyak restoran yang secara khsusus hanya menyajikan hidangan dimsum. Namun tidak sedikit juga restoran China yang turut menawarkan camilan khas ini.
Sayangnya kehadiran menu dimsum di restoran China bukanlah pertanda baik. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum memesan dimsum di restoran China.
Dilansir dari thedailymeal.com (10/2), dimsum sebenarnya adalah hidangan yang disajikan di tengah hari atau saat makan siang. Menyajikan dimsum pada saat makan malam merupakan pertanda buruk.
Ada beberapa pertanda yang perlu diperhatika saat membeli dimsum di restoran China. Foto: Site Culinary/Instagram |
Jika ada restoran China menawarkan dimsum lewat pukul 16.00 sore, kamu perlu waspada. Praktik tersebut mungkin saja menunjukkan bahwa restoran sebenarnya menyajikan makanan sisa yang dipanaskan kembali.
Kamu juga perlu waspada jika gerobak dorong dimsum menyajikan dimsum fusion yang telah dicampur dengan makanan dari budaya lain. Meskipun makanan tersebut enak, tidak seharusnya menu tersebut ada dalam menu dimsum klasik. Tidak adanya teko teh yang layak juga merupakan tanda peringatan yang perlu diperhatikan.
Tanda dimsum yang segar dan tanda bahaya:
Dimsum seharusnya disajikan dalam keadaan baru dikukus untuk menjaga kualitasnya.
Jika dimsum tidak berada dalam keranjang bambu yang lembap dan mengelup atau tidak diletakkan di bawah lampu penghangat, hal tersebut bisa menandakan kalau dimsum berkualitas rendah.
Penting juga untuk memperhatikan tekstur dimsum. Jika menemukan hidangan pangsit dimsum udang dengan kulit yang keras, kenyal, atau mudah pecah, kemungkinan besar itu adalah produk frozen. Bukan produk sendiri yang dibuat segar oleh para chef.
Periksa juga menunya. Jika restoran China menawarkan puluhan jenis dimsum, bisa jadi para chef restoran mengandalkan bahan beku (frozen) siap pakai untuk menghemat waktu dan uang dalam menyajikannya.
(aqr/adr)


KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN