Kejadian miris dialami oleh seorang pelayan di restoran populer. Ia ditangkap lantaran tuduhan yang menyebut dirinya salah menyajikan daging ke pelanggan.
Kesalahan bisa saja dilakukan oleh pelayan di restoran. Jika kesalahannya murni karena kelalaiannya sendiri, pelayan patut untuk diberi hukuman.
Namun terkadang, ada saja pelanggan yang menuduh pelayan dan menyalahkan mereka. Alhasil, pelayan yang menerima risikonya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang pelayan di sebuah restoran bar populer telah ditangkap usai tuduhan dari pelanggan. Insiden tersebut terjadi di Olypub, sebuah restoran yang sudah lama berdiri dan populer di kawasan malam Park Street, Kolkata, India.
Bermula dari seorang aktor atau influencer media sosial bernama Sayak Chakraborty yang mengunjungi restoran tersebut pada Jumat malam bersama dua temannya. Rombongan tersebut memesan hidangan steak daging domba. Namun ketika pesanan sampai, pelanggan ini mengaku dapatnya steak daging sapi, lapor ndtv.com (31/1).
Menurut YouTuber tersebut, insiden ini bukanlah suatu kecelakaan yang tidak disengaja. Karena ketika disajikan, pelayan juga tidak memberitahu nama hidangan tersebut.
Karena hanya diletakkan di atas meja tanpa diberi penjelasan, Sayak dan rombongannya lantas mengira itu adalah daging domba, sesuai pesanannya.
Pelanggan ini pesannya hidangan steak daging domba. Foto: X / @keyakahe |
Setelah pesanan kedua diantar ke meja, Sayak dan teman-temannya baru sadar dan menduga bahwa pesanan sebelumnya adalah daging sapi, sedangkan yang baru diantar daging domba.
Melalui unggahan di media sosial, Sayak menceritakan kronologinya sekilas.
"Mereka tidak memberitahu kami apa yang disajikan. Mereka (pelayan) langsung meletakkan pesanan ke meja dan meninggalkan kami," ujarnya.
"Lalu pesanan yang lain datang. Mereka mengungkap pesanan itu adalah daging domba. Padahal mereka sudah menyajikan kami dua jenis daging. Apa yang kita makan sebelumnya adalah daging sapi," lanjut Sayak.
Video tersebut juga merekam percakapan antara Sayak dan pelayan restoran yang menyajikan hidangan tersebut. Influencer ini terlihat mempertanyakan pelayan bagaimana dia bisa salah dengan daging domba menjadi daging sapi.
Situasi semakin memanas ketika Sayak mengungkap identitas agamanya.
"Apa maksudmu kau salah? Apa kau tahu aku seorang Brahmana? Kamu menyajikan daging sapi padahal aku pesan daging domba," terdengar suara Sayak saat mengkonfrontasi kepada pelayan.
Setelah kejadian itu, YouTuber ini meninggalkan restoran dan melakukan pengaduan resmi ke Kantor Polisi Park Street.
Berdasarkan pengaduan tersebut, polisi segera mendaftarkan kasus ini dan menangkap pelayan restoran pada hari Sabtu.
Tetapi pelayan diduga menyajikannya steak daging sapi yang mana tidak boleh dimakan pelanggan. Foto: X / @keyakahe |
Perwakilan dari pihak kepolisian mengkonfirmasi bahwa memang ada seorang pelayan dari restoran bar populer yang telah mereka tangkap. Penangkapan tersebut didasari tuduhan karena menyajikan daging sapi bukan daging domba kepada seorang YouTuber.
Penangkapan tersebut juga dilakukan usai kepolisian melakukan penyelidikan awal atas pengaduan yang diajukan Jumat malam.
Penyidik sedang memeriksa apakah insiden tersebut merupakan kelalaian, kesalahan komunikasi, atau sesuatu yang telah disengaja. Keterlibatan pelayan atau karyawan lain, serta manajemen restoran juga sedang diselidiki sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung.
Sebagai informasi tambahan, orang yang tergolong kaum Brahmana bakal menghindari konsumsi daging sapi karena sapi dianggap suci. Sapi juga disimbolkan sebagai ibu dan jelmaan dewa.
(aqr/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN