Di Singapura, harga lauk ikan kembung di restoran Padang lebih mahal daripada rendang. Ada pula penjual ayam goreng 'galak' yang viral di sana.
Ikan kembung bakar di restoran Padang Singapura harganya tembus Rp 112 ribu per ekor. Harga tersebut justru lebih mahal dibanding seporsi rendang.
Ayam goreng viral di Singapura juga jadi perbincangan karena penjualnya dikenal galak. Meski begitu, rasa ayam gorengnya disebut nikmat hingga bikin pelanggan tetap rela antre.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Restoran Jawa kini juga tampil dengan konsep modern yang lebih kekinian di Jakarta. Meski suasananya Instagramable, cita rasa tradisional khas Jawa tetap jadi andalan.
Berikut ini tiga berita terpopuler detikFood yang menarik perhatian pembaca kemarin (3/2):
1. Harga Lauk Ikan Kembung di Singapura
Warong Nasi Pariaman Singapura Foto: Tim detikfood |
Di Singapura, makan rendang di restoran nasi Padang lebih murah dibanding ikan kembung bakar yang harganya mencapai sekitar Rp 112 ribu per ekor.
Seperti di Warong Nasi Pariaman, di mana rendangnya dibanderol sekitar Rp 72.600 per porsi. Harga rendang di sana bisa tiga kali lipat dibanding Indonesia.
Namun di Indonesia, ada lauk ikan kembung yang terkenal terjangkau, tapi justru lebih mahal di negeri Singa. Harganya lebih mahal dari rendang, sekitar SGD 8.50 (Rp112 ribuan) per ekor di Warong Nasi Pariaman. Sedangkan di Indonesia, ikan kembung biasa dijual jauh lebih murah, sekitar Rp 10.000-20.000.
2. Penjual Ayam Goreng 'Galak' di Singapura
Penjualnya Terkenal Galak, Kedai Ayam Goreng Ini Justru Laris Manis Foto: Mothership |
Di Singapura, ada kedai ayam goreng yang viral karena penjualnya dikenal 'galak' tapi tetap ramai dikunjungi pengunjung.
DetikFood mencicipi langsung ayam gorengnya dan merasakan pengalaman unik makan di sana. Paket kombo nasi ayam goreng di gerai itu sekitar Rp 132.039.
Seporsinya lengkap dengan lauk dan minuman, disajikan dengan nasi harum dan ayam juicy yang tebal. Walau pelayannya terlihat jutek, pelanggan bilang ia sebenarnya tidak segalak itu, hanya kadang jutek saat jam sibuk.
3. Restoran Jawa Modern di Jakarta
Roemah Kraton: Puas Makan Nasi Tungku hingga Nasi Campur ala Kraton di Tebet Foto: detikFood |
Di Jakarta makin banyak restoran Jawa modern yang menggabungkan cita rasa tradisional dengan suasana kekinian. Sajian bakmi, nasi tungku, hingga lauk rumahan jadi incaran pelanggan.
Roemah Kraton di Tebet hadirkan nasi campur dan bakmi dengan sentuhan joglo yang hangat. Thole Bakmi Jawa di Menteng suguhkan bakmi godog khas Jawa dalam lokasi nyaman dan terjangkau.
Sementara Kembang Kawung di Kelapa Gading menonjolkan penggunaan gerabah untuk penyajian agar nuansa tradisional makin kuat. Pilihan lain seperti Warung Mebo dan Selera Meneer juga populer dengan menu Jawa modern yang harganya ramah di kantong.
Simak Video "Martabak 'Low Sugar' dan Sruput Kopi di Pasar Alsut"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN