Rendang tak hanya populer di dalam negeri tetapi juga di luar negeri. Konon tradisi merantau orang Minang yang membawanya populer di mata dunia.
Rendang terkenal sebagai salah satu makanan khas Indonesia yang mendunia. Bahkan hidangan ini pernah menempati peringkat tertinggi sebagai makanan paling enak di dunia.
Rendang sendiri berasal dari tanah Minang. Olahan daging dengan bumbu dan rempah yang pekat ini memang memiliki ciri khas sendiri dengan proses pengolahan yang panjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kini rendang sudah bisa ditemukan hampir di seluruh negara di dunia. Ternyata perjalanan rendang yang melanglang buana konon ada kaitannya dengan budaya merantau orang Minang.
Baca juga: Punya 3 Gelar Sarjana, Pria Ini Lebih Pilih Budidaya Jamur
Bagaimana Perjalanan Rendang bisa Mendunia?
Menyebarnya rendang ternyata disebabkan oleh tradisi merantau yang dilakukan orang Minang. Foto: iStock |
1. Tradisi Merantau Orang Minang
Salah satu alasan kuat popularitas rendang bisa menyebar ialah melalui jalur rantau. Orang Minang dikenal dengan budaya merantau yang sangat kuat.
Sejak ratusan tahun lalu, orang Minang terbiasa meninggalkan kampung halaman untuk berdagang, kerja, atau menuntut ilmu keluar dari kampungnya. Misalnya ke luar kota atau bahkan ke luar negeri.
Mendukung tradisi ini, sejak dahulu orang tua di Minang membekali anak-anaknya dengan makanan berupa rendang. Daging dimasak dengan santan dan rempah hingga cokelat mengering supaya awet selama perjalanan. Proses ini yang kemudian disebut marandang.
2. Popularitas Rumah Makan Padang
Popularitas rendang di luar negeri juga tak lepas dari ekspansi rumah makan Padang. Restoran Padang tidak hanya berkembang pesat di Indonesia.
Restoran padang atau warung nasi bergaya padang muncul juga di berbagai negara. Seperti Malaysia, Singapura, Australia, Belanda, hingga Amerika Serikat.
Menu rendang hampir selalu menjadi andalan utama di sana. Cita rasanya yang kaya rempah, gurih, dan pedas dianggap mewakili identitas masakan Indonesia.
3. Ciri Khasnya yang Kaya Rempah
Rendang memiliki profil rasa yang kompleks. Gurih santan, pedas cabai, harum rempah seperti lengkuas, serai, jahe, dan kunyit.
Kompleksitas ini justru menjadi keunggulan di mata dunia internasional. Konsumen kuliner asing semakin tertarik pada makanan etnik yang kaya bumbu.
Selain itu kisah rendang juga tak jarang dianggap unik. Berbeda dengan makanan barat, rendang tak hanya dinikmati rasanya tetapi juga kisahnya.
Sebab paparan media dan label 'World's Best Food' rendang menjadi lebih mudah mendunia. Foto: Getty Images/iStockphoto/Paul_Brighton |
4. Paparan Media Internasional
Popularitas rendang melonjak tajam ketika media internasional mulai mengulasnya. Masuknya rendang ke berbagai daftar World's Best Food membuat hidangan ini viral secara global.
Label tersebut membuat banyak mata dunia tertarik untuk mencoba rendang. Media sosial, kanal kuliner, hingga acara memasak internasional ikut mempercepat penyebaran namanya.
Bahan-bahan rendang kini lebih mudah ditemukan di luar negeri melalui toko Asia, salah satunya. Banyak chef asing mencoba membuat rendang versi mereka, sehingga nama rendang semakin dikenal luas.
5. Globalisasi Kuliner
Di luar rasanya, rendang membawa narasi budaya yang kuat. Dalam tradisi Minangkabau, rendang bukan sekadar makanan, melainkan simbol kesabaran, kebersamaan, dan nilai adat.
Proses memasaknya yang lama sering dihubungkan dengan filosofi hidup dan musyawarah. Cerita di baliknya yang membuat rendang menarik bagi dunia internasional.
Kisahnya yang kemudian tersebar dari mulut ke mulut membuat rendang semakin diminati. Sebab di era modern, konsumen tak hanya lagi mencari tetapi juga pengalaman makan yang berbeda.
Simak Video "Video Kisah Inspiratif: Tetap Produktif di Masa Pensiun Lewat Kreasi Rendang"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN