Usai misa selesai, ada beberapa kuliner di sekitar Gereja Katedral Jakarta yang kerap diramaikan jemaat. Mulai dari bakso babi hingga makanan kekinian diserbu!
Di sekitar Gereja Katedral Jakarta ada beberapa kuliner yang terkenal. Mulai dari jajanan kaki lima hingga tempat makanan kekinian yang enak dan nyaman.
Para pedagang makanan kaki lima ini kerap menjadi buruan jemaat setelah beribadah. Lokasinya sebagian persis di depan gerbang Gereja dan ada sebagian lain yang sedikit jauh.
Pada perayaan besar seperti Natal, banyak penjual makanan kebanjiran pelanggan. Kualitas rasa menunya terbukti enak karena banyak jemaat yang rela antre demi mencicipinya.
Berikut ini 5 kuliner di sekitar Gereja Katedral Jakarta yang layak dicoba:
1. Bakso Babi Katedral
Bergeser sedikit dari gerbang Gereja Katedral Jakarta, ada gerobak bakso yang kerap ramai pembeli. Penjual ini menawarkan bakso babi dengan kuah bening nan gurih.
Seporsi baksonya berisi 4 butir bakso dengan mie pelengkap berupa kwetiau. Teksturnya yang kenyal dan garing menjadi favorit jemaat gereja.
Per porsi baksonya dibanderol Rp 25.000 dengan porsi yang cukup untuk mengganjal. Agar lebih mudah, patokannya yaitu antara Gereja Katedral Jakarta dan SMA Santa Ursula.
2. Siomay Katedral
Selain bakso, penjual siomay dengan sepeda yang persis di depan gerbang Gereja Katedral Jakarta juga tak kalah ramai diburu pembeli. Banyak jemaat yang rela antre selepas misa di sini.
Tekstur siomaynya yang masih kasar dan kenyal selayaknya bakso urat menjadi alasan banyak orang ketagihan. Apalagi jika ditambah topping kulit babi dan kucuran saus kacang yang melimpah.
Siomatnya dibanderol per butir, sebutir siomay dipatok Rp 5.000an dan Rp 10.000 untuk tambahan kulit babi. Kalau mau mencobanya harus siap antre agar tak kehabisan.
Simak Video "Shawarma Jumbo, Satu Porsi Bikin Kenyang"
(dfl/adr)