Vegan Ini Klaim Dirinya Dipenuhi Cacing Parasit Karena Dulu Sering Makan Daging

ADVERTISEMENT

Vegan Ini Klaim Dirinya Dipenuhi Cacing Parasit Karena Dulu Sering Makan Daging

Sonia Basoni - detikFood
Kamis, 08 Des 2022 19:00 WIB
Vegan Ini Klaim Dirinya Dipenuhi Cacing Parasit Karena Dulu Sering Makan Daging
Foto: DailyMailUK
Jakarta -

Sebelum menganut pola hidup vegan, wanita ini klaim bahwa tubuhnya dipenuhi cacing parasit dari makanan-makanan olahan daging yang disantapnya.

Kini semakin banyak orang yang lebih memilih menjadi vegan dan vegetarian, serta berhenti mengonsumsi semua makanan olahan hewani. Seperti kisah ahli gizi bernama Larissa Arteaga dari California, Amerika.

Dilansir dari DailyMailUK (08/12), wanita berusia 28 tahun ini memutuskan untuk menjadi vegan dan berhenti makan daging, setelah ia tidak bisa melihat orang-orang makan daging hewan.

Baca Juga: Video Masak DEBM Dihujat Netizen karena Dianggap Mubazir" selengkapnya

Selama sepuluh tahun terakhir, dirinya memang mulai mengubah pola makannya menjadi lebih sehat. Di tahun 2017, Larissa akhirnya menemukan konsep raw vegan. Pola makan serba sayur dan buah yang mentah dan tidak dimasak, untuk melindungi enzim buah dan sayur dari suhu panas ketika dimasak.

Sehari-hari kini Larissa hanya makan salad, buah-buahan, kacang dan biji-bijian dalam keadaan mentah atau tidak dimasak sama sekali.

Vegan Ini Klaim Dirinya Dipenuhi Cacing Parasit Karena Dulu Sering Makan DagingVegan Ini Klaim Dirinya Dipenuhi Cacing Parasit Karena Dulu Sering Makan Daging Foto: DailyMailUK

Padahal sebelumnya, Larissa suka makan daging seperti daging sapi atau babi. Setelah menjadi vegan, ia langsung menjalani detoksifikasi tubuhnya dari produk hewani, menggunakan formula herbal.

Ia mengaku bawah ada banyak cacing parasit yang keluar dari tubuhnya lewat kotoran saat proses detoks tersebut.

"Saya terkejut, ketika mengetahui fakta bahwa banyak orang yang makan daging, terutama ikan dan babi mentah itu mengundang cacing parasit di tubuh mereka. Di awal saya melakukan banyak detoks untuk mengeluarkan sisa-sisa produk hewani dari tubuh karena saya itu penggemar sushi dulunya," ungkap Larrisa.

"Saat minum formula herbal itu, benar saja saya melihat cacing parasit keluar bersama kotoran dari tubuh saya," sambungnya.

Larissa mengaku bahwa menjadi raw vegan merupakan keputusan terbaik. Karena dia merasa lebih sehat dan segar. Ditambah dulunya dia mengalami gejala diabetes, kolesterol tinggi, depresi hingga peradangan lainnya.

"Makanan sehat pada pola raw vegan ini, isinya memang kebanyakan buah-buahan. Untuk makan malam baru saya santap salad berisi sayuran mentah, kacang-kacangan dan biji-bijian," pungkas Larissa yang kini aktif mengajak orang untuk mengganti pola makan mereka jadi lebih sehat.

Meski begitu penting untuk diingat bahwa sebaiknya konsultasi dulu ke dokter dan ahli gizi, sebelum beralih ke pola makan raw vegan. Karena raw vegan ini bisa berdampak pada kesuburan, hingga melemahnya fungsi otot dan tulang.

Baca Juga: Meski Sehat, 5 Makanan Ini Harus Dihindari Saat Diet" selengkapnya



Simak Video "Geliat Ilmuwan Temukan Rasa 'Daging' Vegan yang Pas di Lidah"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT