Kacau! Penumpang Ini Ketahuan Selundupkan Kelelawar Asap ke Bangkok

ADVERTISEMENT

Kacau! Penumpang Ini Ketahuan Selundupkan Kelelawar Asap ke Bangkok

Sonia Basoni - detikFood
Selasa, 15 Nov 2022 12:00 WIB
Kacau! Penumpang Ini Ketahuan Selundupkan Daging Kelelawar Asap ke Bangkok
Foto: Bangkok Post
Jakarta -

Penumpang asal China ini harus berurusan dengan polisi. Usai dirinya ketahuan menyelundupkan daging kelelawar asap ke Bangkok.

Sejak pandemi COVID-19, konsumsi daging kelelawar dilarang di berbagai negara. Termasuk di China, sejak daging kelelawar disebut sebagai salah satu penyebab utama menyebarnya virus COVID-19 di Wuhan.

Terlepas dari peraturan pemerintah yang sudah melarang ketat konsumsi daging hewan liar ini, tapi masih banyak orang yang diam-diam mengonsumsinya, bahkan nekat menyelundupkannya ke negara lain.

Baca Juga: Selundupkan 226 Kg Daging di Koper, Warga China Ini Kena Denda Rp 184 Juta" selengkapnya


Seperti kasus penemuan daging kelelawar asap seberat 2,5 kg, dan penemuan daging ham asap seberat 2,5 kg serta daging bacon asap sebanyak 4,5 kg di Suvarnabhumi Airport di Thailand.

Dilansir dari Bangkok Post (14/11), penemuan ini diungkap oleh anjing pelacak milik Departemen Pengembangan Peternakan yang ditugaskan di bandara.

Ada koper seorang penumpang dari Kunming, China yang digeledah oleh anjing pelacak itu, setelah mencium aroma mencurigakan dari kopernya.

Kelelawar lebah, mamalia terkecil di dunia.Ilustrasi Kelelawar . Foto: Merlin D Turttle Bat Consevation International Inc via EDGE

Ketika dibuka isinya memang aneka daging asap, tapi yang paling mengejutkan adalah kelelawar utuh yang sudah diasap. Semua barang ini langsung disita untuk diteliti di lab sebelum dimusnahkan. Tidak ada kabar lebih lanjut, tentang informasi penumpang yang membawa daging kelelawar ini ke Thailand.

Karena di Thailand sendiri tertulis larangan untuk tidak membawa daging kelelawar yang bisa membawa virus Nipah berbahaya. Begitu juga dengan larangan membawa daging babi, yang takutnya menyebabkan virus flu babi Afrika (African Swine Fever).

Pihak pengelola airport menjelaskan, bahwa anjing pelacak jenis Beagle ini memang ditugaskan khusus untuk mendeteksi barang bawaan penumpang di terminal kedatangan. Terutama para penumpang yang berasal dari Kamboja, Malaysia, Taiwan, Laos, Vietnam dan China.

Penemuan penyelundupan daging antar negara ini bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya di tengah wabah pandemi COVID-19, ada seorang penumpang asal Thailand yang ketahuan menyelundupkan dendeng tikus ke dalam pesawat saat pergi ke Penang, Malaysia.

Baca Juga: Di Tengah Wabah Virus Corona, Pria Ini Selundupkan Dendeng Tikus ke Pesawat" selengkapnya



Simak Video "Bikin Laper: Nagihnya Pad Thai Udang Jumbo di Pasar Thailand"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT