ADVERTISEMENT

Hati-hati! Cake dan Pastry Bisa Jadi Tidak Halal karena Bahan Ini

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Senin, 25 Jul 2022 06:00 WIB
Hati-hati! Cake dan Pastry Bisa Jadi Tidak Halal karena Bahan Ini
Foto: Getty Images/iStockphoto/LauriPatterson
Jakarta -

Muslim yang menggemari cake dan pastry harus berhati-hati saat mengonsumsi makanan favoritnya. Makanan ini bisa jadi tak halal karena penambahan beberapa bahan.

Banyak orang Indonesia menggemari cake dan pastry karena bisa jadi camilan yang mengenyangkan. Tak heran kalau bakery bertebaran di seluruh penjuru kota.

Namun ternyata tidak semua produk cake dan pastry halal meski sekilas menu ini minim paparan bahan nonhalal. Para muslim wajib berhati-hati saat memilih bakery untuk disambangi.

Konten kreator halal, Dian Widayanti pernah membagikan informasi soal titik kritis kehalalan bakery. Bahan-bahan yang memungkinkan roti, pastry, dan cake menjadi tidak halal antara lain:

1. Alkohol (turunan khamr)

Rhum, Baileys, Liquor, dan jenis minuman alkohol lainnya mungkin ditambahkan sebagai perasa cake. Misalnya pada varian tiramisu, red velvet, dan black forest.

2. Gelatin

Gelatin merupakan bahan protein kolagen yang punya fungsi mengentalkan adonan hingga dijadikan topping glazing cake. Gelatin umumnya terbuat dari tulang babi, meski kini ada yang terbuat dari tulang sapi.

3. Emulsifier

Produk bakery kerap dibuat dengan tambahan emulsifier yang berfungsi menyatukan lemak dan adonan. Penggunaan emulsifier mungkin tidak halal jika memakai yang hewani. Ada yang terbuat dari babi.

Hati-hati! Cake dan Pastry Bisa Jadi Tidak Halal karena Bahan IniPenggunaan ekstrak vanilla mungkin membuat cake tidak halal dikonsumsi muslim. Foto: Getty Images/iStockphoto/LauriPatterson

4. Ekstrak vanilla

Ekstrak vanilla sering digunakan oleh bakery untuk menambah aroma dan rasa cake, cupcake, puding, hingga brownies. Ekstrak vanilla ada yang mengandung alkohol, bahkan mencapai 35%. Biasanya yang wujudnya cair.

5. Bahan lain

Jika ditelusuri lebih lanjut, ada banyak bahan lain yang berpotensi tidak halal. Misalnya shortening (mentega putih), vanilla, cokelat, butter, keju, suus, ragi, hingga kuas bulu babi.

Lalu ada juga tepung terigu dengan bahan aditif nonhalal, ragi instan antigumpal, cream of tartar, hingga TBM. Semua perlu diperhatikan satu-satu status kehalalannya.

Ia lalu mengungkap daftar bakery halal yang sudah mengantongi sertifikat halal Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tentunya bakery ini bisa jadi pilihan muslim untuk bersantap.

Hati-hati! Cake dan Pastry Bisa Jadi Tidak Halal karena Bahan IniBeli aneka roti dan pastry halal bisa di bakery yang sudah mengantongi sertifikat halal. Foto: Getty Images/iStockphoto/LauriPatterson

Daftarnya antara lain:

1. The Harvest
2. Dapur Cokelat
3. Holland Bakery
4. Tous Les Jours
5. Breadlife
6. Exquise Patisserie
7. Animo Bread Culture
8. Elud Bakery
9. Dea Bakery
10. Dcika Bakery
11. Shokupan Bakery
12. Kartika Sari
13. Majestyk Bakery
14. Diana Bakery
15. First Love Patisserie
16. Maison Pierre Bakery
17. It's My Cake
18. Dynamic Bakery
19. Krispy Kreme
20. Dunkin Donuts
21. Beard Papa's
22. Kayu Manis Baked Goods
23. Roti'O
24. Roti Boy
25. D'Crepes
26. Mister Donut
27. Bolu Amor
28. Bolu Bakar Tunggal
29. Lapis Bogor Sangkuriang
30. Roti Unyil Venus
31. Waroeng Snoepen
32. Chocomory



Simak Video "Gurih Manis Bakery Jadul Kekinian, Pertahankan Resep Leluhur"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT