ADVERTISEMENT

Cuma Modal Rp 20 ribu, Kini Pemilik Kedai Bakso Pedas Ini Raih Omzet Rp 40 Juta per Bulan

Riska Fitria - detikFood
Sabtu, 23 Jul 2022 19:00 WIB
Kisah sukses pemilik kedai sambal
Foto: ouTube Money Fighter/Pejuang Duit
Jakarta -

Hanya bermodalkan uang Rp 20 ribu, wanita ini berhasil mendirikan kedai makannya sendiri. Kini, omzet per bulannya mencapai Rp 40 juta. Ini kisahnya.

Memulai usaha tidak harus bermodalkan uang banyak, dengan uang receh, wanita ini membuktikan bisa sukses memiliki kedai makan sendiri. Wanita tersebut adalah Rahmi Apriani.

Wanita berusia 26 tahun tersebut merupakan pemilik kedai makan bernama Kedai Reumbay yang berlokasi di Kp Cibodas kec.cibadak kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Di kedainya itu, ia menawaRkan makanan cepat saji dengan cita rasa pedas. Melalui channel YouTube Pejuang Duit (10/07) Rahmi menceritakan perjalanannya selama mendirikan usaha.

Baca Juga: Modal Rp 48.000, Pengusaha Cilok Ini Sukses Raih Omzet Rp 15 Juta per Hari

Kisah sukses pemilik kedai sambalKisah sukses pemilik kedai sambal Foto: YouTube Money Fighter/Pejuang Duit

Ia hanya menggunakan modal senilai Rp 20.000. Uang tersebut kemudian dipakai untuk membeli rempah-rempah dan bakso. Saat itu, ia membuat bakso kuah pedas yang kemudian laku hingga Rp 200.000.

"Awalnya coba bakso buat dimakan sendiri, kok rasanya enak. Akhirnya aku coba buat dijual dengan uang Rp 20 ribu, aku beliin bahan-bahan dan ternyata laku," ujar Rahmi.

Berkat keseriusannya dalam menjalankan usaha, akhirnya Rahmi pun mendirikan kedai yang diberi nama Kedai Reumbay. Dalam sehari dia bisa menghabiskan 15 kilogram cabai.

Ada dua jenis cabai yang digunakan, yakni cabai keriting sebanyak 10 kilogram dan cabai rawit sebanyak 5 kilogram. Semua cabai tersebut diulek manual menggunakan alat tumbuk.

Baca Juga: Keren! Mantan Preman Ini Sekarang Jadi Bos Bubur Ayam 8 Cabang

Kisah sukses pemilik kedai sambalDalam sehari ia bisa menghabiskan 15 kilogram cabai Foto: YouTube Money Fighter/Pejuang Duit

"Gak pakai blender ini, ditumbuk sendiri pakai tangan. Karena rasanya beda, teksturnya juga beda. Jadi lebih enak pakai alat tumbuk," ujarnya dalam video yang dikonfirmasi detikFood (23/07).

Rahmi mengatakan kunci sukses bagi dirinya adalah niat, tekun dan sedekah. Menurutnya, dalam membuka usaha tidak perlu modal besar. Dengan modal kecilnya sudah bisa.

"Pakai uang Rp 10 ribu juga udah bisa kalau kita niat. Terus sedekah juga jadi kunci sukses. Sedekah juga gak harus banyak kok, 2 ribu asal kita ikhlas bisa membuka pintu rezeki," ujarnya.

Hal tersebut pun sudah dibuktikan sendiri oleh Rahmi. Kini, usaha makanan pedasnya berhasil mendapatkan omzet Rp 30 juta - Rp 40 juta per bulannya.

"Masalah selama berusaha pasti banyak, tapi jangan pernah putus asa. Terus berusaha aja, alhamdulillah semuanya lancar," tutup Rahmi.

Baca Juga: Ayah-Anak Ini Sukses Bisnis Restoran, Jadi Nominasi English Curry Awards



Simak Video "Gurih Pedas Nasi Jinggo Sambal Belut di Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT