ADVERTISEMENT

Nitrogen Cair Bersuhu -198 C, Aturan Pakai dan Cara Aman Konsumsi Menurut Ahlinya

Sonia Basoni - detikFood
Jumat, 15 Jul 2022 17:30 WIB
Dragons Breath
Foto: Getty Images/iStockphoto/energyy
Jakarta -

Tengah viral kasus bocah di Ponorogo yang mengalami luka bakar 30% setelah jajan ice smoke, yang mengandung nitrogen cair. Ini penjelasan ilmiahnya.

Masih viral kabar bocah berusia lima tahun di Ponorogo yang mengalami luka bakar hingga 30% (14/07). Bocah ini disebut mengalami frostbite setelah jajan Ice Smoke, camilan ciki yang disiram nitrogen cair di penjual kaki lima seharga Rp 20.000.

Di balik dari kejadian ini. Sebelumnya penggunaan nitrogen cair pada makanan hingga dessert memang sudah cukup lama. Bahkan nitrogen cair pertama kali digunakan di London pada abad ke-19, oleh juru masak berma Agnes B Marshall.

Terlepas dari pro dan kontranya. Ronald Prasanto, selaku pakar kuliner dan konsultan di bidang Molecular Gastronomy, menjelaskan hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dalam penggunaan nitrogen cair pada makanan.

Berikut beberapa penjelasan tentang pemakaian nitrogen cair pada makanan.

Baca Juga: Heboh Ice Smoke, Nitrogen Cair Sejak Abad 19 Sudah Dipakai untuk Bikin Es Krim" selengkapnya

1. Penggunaan Nitrogen Cair Pada Makanan

Pedagang Ice Smoke di arena PRJ, saat ditemui detikHealth.Pedagang Ice Smoke di arena PRJ, saat ditemui detikHealth. Foto: Mochammad Fajar Nur/detikHealth

Ronald Prasanto yang dikenal dengan kreasi dessert dan es krim menggunakan nitrogen cair, lewat brandnya Ron's Laboratory, mengungkapkan bahwa tak sembarang orang seharusnya menggunakan nitrogen cair pada makanan.

"Saya dulu menggunakan nitrogen cair itu untuk mempercepat proses pembekuan pada es krim. Perlu diketahui suhu nitrogen cair itu bisa mencapai -198 derajat celcius. Jadi tidak bisa dipakai atau dituang sembarangan ke makanan," ungkap Ronald ketika dihubungi detikFood (15/07).

Menurutnya nitrogen cair tidak akan meledak atau menyulut api. Tapi yang berbahaya karena suhu dingin ini akan menyebabkan frostbite, yaitu luka bakar yang diakibatkan suhu dingin ekstrem.

2. Tidak Boleh Digunakan Sembarangan

Jajanan Ice Smoke membakar tubuh AH, bocah asal Ponorogo, Jawa Timur. Hal tersebut terjadi saat AH membeli jajanan Ice Smoke yang diberi nitrogen cair.Jajanan Ice Smoke yang diberi nitrogen cair. Foto: Devi S. Lestari

"Dulu saya juga menggunakan nitrogen cair pada makanan-makanan yang berongga seperti popcorn atau ciki. Tapi kalau saya itu ada penelitiannya dulu, tidak sembarangan sebelum digunakan," tuturnya.

Jadi biasanya makanan atau camilan ini akan direndam dengan cairan nitrogen sampai ukurannya mengecil. Setelah itu makanan wajib disaring sampai semua cairan nitrogen ini tidak tersisa, baru setelah kering disajikan untuk konsumen.

"Kalau menurut analisa saya, terkait kejadian yang ada di Ponorogo. Bisa jadi bagian tubuh atau baju dari anak ini sedikit basah, karena nitrogen cair ini akan bereaksi jika terpapar di kulit yang basah. Misal terkena air atau tubuh yang berkeringat. Tapi ini hanya analisa saya saja ya, karena saya tidak tahu kejadiannya di lokasi seperti apa," sambungnya.



Simak Video "Makan Nasi Padang Murah Meriah di Dekat Bandara Soetta"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT