ADVERTISEMENT

Heboh Pengantin Minta Tamu Bayar Rp 170 Ribu buat Makan Prasmanan, Ini Faktanya!

Riska Fitria - detikFood
Jumat, 15 Jul 2022 12:30 WIB
Biaya untuk datang ke resepsi pernikahan
Foto: iStock/Twitter
Jakarta -

Heboh pasangan pengantin menarik biaya untuk para tamunya yang hadir. Tamu yang ingin menikmati prasmanan dikenakan biaya Rp 170.000. Ini fakta sesungguhnya.

Biasanya setiap kali datang ke pesta pernikahan ada tradisi tamu memberikan hadiah kepada pengantin. Di Indonesia sendiri, selain kado, tamu juga biasa memberikan amplop berisi uang.

Uang tersebut juga tidak dipatok, melainkan seikhlas tamu yang memberikan. Namun, heboh ada sepasang pengantin yang menarik biaya untuk para tamunya yang hadir.

Baru-baru ini viral di media sosial sebuah poster undangan pesta pernikahan. Tertulis bahwa pesta pernikahan itu adalah milik pasangan Haslam dan Baiti.

Baca Juga: Numpang Makan di Kondangan Orang Tak Dikenal, Netizen Ini Kepergok Keluarga Pengantin

Biaya untuk datang ke resepsi pernikahanPoster undangan pernikahan yang meminta biaya untuk datang ke resepsi pernikahan Foto: Twitter

Dilansir dari World of Buzz (14/07) pesta pernikahan tersebut akan digelar pada 25 Desember 2022 di The Light House, Penang. Di dalam undangannya juga terdapat informasi tentang tarikan biaya untuk beberapa kegiatan.

Salah satunya untuk menikmati jamuan makanan atau prasmanan yang biasa dihidangkan saat pesta pernikahan. Untuk bisa menikmati prasmanan di sana, tamu harus membayar Rp 170.000 per orang.

Padahal umumnya, dalam pesta pernikahan para tamu dibebaskan menikmati jamuan makan tanpa adanya biaya. Mulai dari nasi, lauk, sayur, minuman hingga makanan penutup.

Bukan hanya itu, tarikan biaya juga dikenakan untuk beberapa kegiatan lain. Seperti tiket masuk seharga Rp 170.000 per orang dan foto dengan pengantin Rp 67.000 per foto.

Baca Juga: Kelewat Hemat, Pengantin Ini Sajikan Satu Jenis Makanan dan Minta Ibu Mertua Bayar

Biaya untuk datang ke resepsi pernikahanBisanya tamu bisa menikmati jamuan makan di prasmanan dengan bebas tanpa biaya, Ilustrasi Foto: iStock

Selain itu, ada juga biaya Rp 10.000 untuk rekues agu per lagu, karaoke untuk dua lagu seharga Rp 67.000. Namun, jika tamu memberikan hadiah, maka ada potongan harga 50%.

Poster undangan pernikahan itu pun menuai pro dan kontra. Ada yang menganggap sebagai hal wajar, karena untuk mengadakan pesta pernikahan memang sangatlah mahal.

Sementara itu, tak sedikit yang menganggap bahwa tindakan tersebut tidak elok. Namun ternyata, tradisi kondangan di setiap negara berbeda-beda.

Seperti di China dan Korea misalnya yang menganggap biaya untuk tamu adalah wajar. Karena di sana, tamu akan membayar per meja atau per kelapa jika mereka ingin hadir.

"Jadi media itu adalah milik mereka dari awal sampai akhir, tamu membayar untuk datang," tulis netizen.

Biaya untuk datang ke resepsi pernikahanTernyata poster undangan pernikahan tersebut adalah hoax atau palsu Foto: Twitter

Namun, netizen Malaysia dan Indonesia menganggap bahwa hal tersebut tidak sejalan dengan ajaran Islam. Sebab di ajaran Islam, seseorang yang mengadakan resepsi atau hajatan diibaratkan sebagai sedekah.

"Ini adalah kebalikan dari pada yang secara tradisional dipraktekkan dalam Islam.. Anda memiliki tradisi dengan maksud untuk memberi makan, tidak peduli apakah itu 100 atau 1.000 orang," tulis netizen lainnya.

Namun, terlepas dari semua pro dan kontra dari poster undangan pernikahan tersebut, terungkap bahwa poster itu adalah hoax atau palsu.

Ada seorang netizen yang menghubungi pihak hotel tempat diadakannya pesta pernikahan. Namun, pihak hotel mengatakan bahwa tidak ada acara pernikahan yang digelas seperti yang tertulis di poster.

Baca Juga: Pelit! Pengantin Ini Paksa Tamu Undangan untuk Bayar Makanan Sendiri



Simak Video "Bikin Laper: Oseng-oseng Pedas Cumi hingga Ikan Cakalang "
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT