ADVERTISEMENT

Berhenti Jadi Chef Restoran Michelin, Kini Pria Ini Jualan Ikan Kukus

Diah Afrilian - detikFood
Sabtu, 25 Jun 2022 12:30 WIB
Berhenti Jadi Chef Restoran Michelin, Kini Pria Ini Jualan Ikan Kukus
Foto: 8 Days
Jakarta -

Pekerjaan yang nyaman belum tentu membuat seseorang betah. Chef restoran Michelin-star ini bahkan memilih mengundurkan diri dan jualan makanan kaki lima.

Ketika mendengar seseorang bisa bekerja di tempat terkenal, banyak orang akan merasa kagum dengan pencapaiannya. Sayangnya, tidak semua orang bisa betah bekerja di tempat seperti itu.

Tekanan pekerjaan yang tinggi seringkali menjadi alasan beberapa orang memilih untuk meninggalkan pekerjaannya. Bahkan upah yang tinggi bukan menjadi suatu alasan untuk bertahan ketika mulai merasa tidak nyaman dengan pekerjaannya.

Kisah serupa dialami oleh chef dari restoran Michelin-star ini. Dirinya yang mengaku lelah bekerja untuk orang lain justru memulai bisnis kuliner kaki lima dengan menyajikan menu sekelas restoran Michelin-star.

Berhenti Jadi Chef Restoran Michelin, Kini Pria Ini Jualan Ikan KukusBerhenti jadi chef restoran Michellin-star, pria ini menggandeng temannya mendirikan bisnis kuliner kaki lima. Foto: 8 Days

Mengutip 8 Days (24/6), pria bernama Isaac Lim memilih berhenti bekerja dari restoran Michelin-star setelah satu tahun menempati jabatan junior sous chef. Dirinya kini lebih memilih untuk menjalankan bisnis ikan kukus kaki lima bersama teman dekatnya.

Lim bersma Erick, sahabatnya, sedang sibuk-sibuknya mengelola kedai ikan kukus mereka yang berada di Maxwell Food Centre di kawasan pusat bisnis dan industri Singapura. Kedai ikan kukus ini diberi nama Nian Nian You Yu.

"Satu tahun terakhir ini, aku merasa begitu lelah bekerja di restoran. Aku tidak ingin bekerja untuk orang lain lagi, aku lebih menginginkan membangun kedaiku sendiri," kata Lim.

Lim juga mengakui dirinya membutuhkan penyesuaian yang cukup panjang untuk mengubah kebiasaannya di restoran mewah menjadi chef di kedai kaki lima. Lim juga mengatakan dirinya bahkan kini harus merangkap pekerjaan untuk menghitung segala biaya dan kebutuhan yang harus dikeluarkan.

Berhenti Jadi Chef Restoran Michelin, Kini Pria Ini Jualan Ikan KukusPenjualan kedainya kini bahkan meningkat hingga 100 porsi sehari. Foto: 8 Days

Lim menggandeng sahabatnya, Erick. Bukan tanpa alasan, hal ini karena Erick memiliki latar belakang keluarga yang juga pedagang kaki lima. Lim berharap kerjasamanya dengan Erick ini bisa membuat bisnisnya bertahan lama sekaligus dirinya belajar banyak dari keluarga Erick.

Keduanya saling melengkapi satu sama lain, ketika Lim harus sepenuhnya memasak makanan pelanggan maka Erick yang akan mencatat pesanan pelanggan, menjalin kerja sama dengan pemasok ikan hingga memasarkan kedai mereka.

Alasan Lim memilih menyajikan ikan kukus adalah untuk menekan modal agar lebih rendah jika dibandingkan untuk menyajikan makanan bergaya Eropa seperti kesukaannya. Berbeda dengan ikan kukus yang lebih banyak disajikan untuk porsi berbagi, Lim datang dengan ide yang segar dan menyajikan ikan kukus untuk dinikmati satu orang saja.

Peningkatan penjualan juga mulai dirasakan oleh Lim. Mereka yang biasanya hanya menjual 60 porsi kini bisa 100 porsi ikan kukus dalam sehari. Rencana besar Lim dalam waktu dekat ini dirinya hanya berharap untuk segera menambah cabang kedai ikan kukusnya di lokasi lain.



Simak Video "Masak Masak: Otak-otak Ikan Tongkol Super Endol"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT