Restoran China Berusia 31 Tahun Ini Harus Tutup karena Pemiliknya Wafat

Atiqa Rana - detikFood
Senin, 20 Jun 2022 10:30 WIB
Yen Jing Restaurant yang sudah berdiri 31 tahun akan tutup
Foto: yelp.com/ Yen Jing Restaurant
Jakarta -

Berhasil bertahan 31 tahun, restoran China ini harus tutup karena pemiliiknya meninggal dunia. Mereka mengumumkan akan tutup bulan ini.

Beberapa restoran legendaris satu per satu mulai menutup pintu untuk selamanya. Biasanya beberapa restoran tersebut tutup karena masalah biaya atau pendapatan yang kurang. Tetapi berbeda dengan restoran China satu ini.

Bukan karena bangkrut atau masalah keuangan, namun restoran bernama Yen Jing yang terletak di Buford Highway, Amerika Serikat harus tutup akhir bulan Juni karena pemiliknya telah meninggal dunia.

Dilansir ajc.com (14/06), restoran yang berumur lebih dari tiga dekade dibangun oleh pasangan suami istri asal China bernama Shu Hsia dan istrinya Hsiu Hsia pada bulan Desember 1991 di Buford Highway, Amerika Serikat. Pasangan ini bermigrasi dari Korea ke Atlanta.

Yen Jing Restaurant yang sudah berdiri 31 tahun akan tutupTampak dalam Yen Jing Restaurant yang sudah berdiri 31 tahun akan tutup. Foto: yelp.com/ Yen Jing Restaurant

Tahun 2022 menjadi tahun terakhir bagi restoran Yen Jing untuk bisa beroperasi. Putri mereka yang bernama Ching Hsia mengatakan kepada Atlanta Journal-Constitution bahwa sebagian besar alasan di balik penutupan resto China ini karena kematian ayahnya yaitu Shu empat tahun lalu.

Mungkin umur kematian Shu belum begitu lama. Restoran ini juga masih beroperasi sejak pemiliknya meninggal. Tetapi kepergian Shu sebagai orang yang telah merintis restoran legendaris ini dari nol, telah mengubah suasana dan pengelolaannya.

Saat ini putrinya yang bertugas untuk mengelola restoran. Namun Ching Hsia mengatakan bahwa kepergian ayahnya telah mengubah segalanya. Kini Restoran tidak lagi sama tanpa dia. "Tidak sama tanpa dia.", ucap Ching Hsia.

Yen Jing Restaurant yang sudah berdiri 31 tahun akan tutupSalah satu menu yang ada di Yen Jing Restaurant. Foto: yelp.com/ Yen Jing Restaurant

Sementara saudara laki-lakinya yaitu John bertugas untuk menjadi koki di restoran ini. Ching Hsia mengatakan bahwa restoran Yen Jing telah menjadi warisan ayahnya sejak dulu. Segala jerih payah keringat beserta hatinya selalu mengalir ke restoran ini. "Yen Jing adalah warisannya, keringat dan hatinya mengalir ke restoran." ungkap Hsia.

Meskipun sulit untuk menutup warisan ayahnya tersebut, namun keluarga ini merasa bahwa penutupan restoran Yen Jing merupakan keputusan terbaik. Mereka menganggap bahwa memang sudah waktunya bagi mereka untuk pensiun. "Sulit, tetapi sudah waktunya bagi keluarga saya untuk pension." ucap Hsia.

Meskipun sudah bertekad untuk menutup restoran milik ayahnya, namun keluarga ini masih mencari kesempatan agar restoran tetap bisa buka. Seperti yang dilakukan oleh adik laki-lakinya yaitu John yang sedang mencari kemungkinan untuk bisa membuka restoran Yen Jing versi lebih kecil di lokasi lain.

Selain itu sebelum resmi ditutup, dalam unggahan Facebook, Ching berterima kasih kepada pelanggan yang telah melindungi bisnis kuliner Yen Jing selama bertahun-tahun.

Ching mengungkapkan bahwa dia tahu segala sesuatu yang dibutuhkan oleh pelanggan setianya. Mulai dari apa yang akan mereka pesan, hingga permintaan udang kupas dalam sup.

"Kami akan sangat merindukan semua orang! kami tahu apa yang akan kalian pesan bahkan sebelum kalian duduk, kami tahu bahwa kalian suka garam di atas nasi, kami tahu bahwa kalian suka membuat saus dumpling sendiri dengan banyak bubuk cabai, kami tahu bahwa kalian menginginkan udang yang dikupas dalam sup, dan masih banyak lagi," tulisnya dalam unggahan.

Ching juga berterima kasih atas segala momen menyenangkan ketika para pelanggan mampir ke restoran China ini. "Tidak ada penyesalan! Aku menikmati setiap momennya!" lanjut Ching.

Restoran China Yen Jing menjadi salah satu dari beberapa restoran metro di Atlanta yang telah lama dibangun tetapi harus tutup pada tahun 2022.



Simak Video "Asam Segar Gado-gado Bon Bin yang Sudah Ada Sejak 1960"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/odi)