ADVERTISEMENT

Ngeri! Remaja Ini Hampir Tewas karena Ada Penumpang Pesawat Makan Kacang

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Rabu, 08 Jun 2022 18:00 WIB
Many peanuts with a syringe and a bottle of medication for allergy on a wood tablecloth
Foto: iStock
Jakarta -

Alergi kacang tak boleh disepelekan. Remaja ini, misalnya, hampir tewas karena ada seorang penumpang di pesawat yang ditumpanginya makan kacang. Begini ceritanya.

Banyak orang di dunia alami alergi kacang. Mereka tak bisa mengonsumsi kacang, bahkan mencium aromanya saja bisa membahayakan. Pada kasus terparah, alergi kacang ini sampai mengakibatkan kematian.

Seperti halnya yang dialami Poppy Jones, remaja 14 tahun asal Inggris. Mengutip Express (7/6), ia yang menderita alergi kacang parah alami syok anafilaksis dalam penerbangan 8 jam dari Antigua menuju London.

Hal ini terjadi usai seorang pria penumpang pesawat yang duduk 10 baris darinya makan kacang. Penumpang itu tampaknya mengabaikan peringatan awak kabin untuk berhenti makan kacang.

Poppy yang menumpangi British Airways bersama ibunya itu sempat pingsan. Ia bahkan membutuhkan oksigen dan suntikan khusus untuk atasi alergi, EpiPen.

Awak kabin sempat menanyakan kehadiran dokter di pesawat lalu seorang perawat menjawab. Ia akhirnya dapat membantu menstabilkan kondisi Poppy dan memberikan oksigen.

Pilot juga mempertimbangkan untuk melakukan pendaratan darurat, tetapi ia memutuskan melanjutkan rute ke Gatwick. Di wilayah inilah Poppy bisa langsung dibawa ambulans ke rumah sakit.

Many peanuts with a syringe and a bottle of medication for allergy on a wood tableclothAlergi kacang bisa berakibat fatal, bahkan kematian. Foto: iStock

Ibu Poppy, Joanna Jones mengatakan awak kabin sebenarnya sudah memberi tahu penumpang tentang alergi kacang di awal penerbangan. "Kondisi itu adalah mimpi buruk bagi kita semua dan saya benar-benar berpikir kalau ia mungkin tewas," katanya.

Joanna mengaku sangat ketakutan. Ia mengatakan penyebab kambuhnya alergi sang anak adalah karena ada penumpang yang mengabaikan larangan awak kabin untuk makan kacang, padahal sudah diperingatkan dua kali.

"Ketika pesawat lepas landas, saya melihat seorang pria sekitar 10 baris di depan (kami) makan kacang. Saya khawatir dan bertanya (pada awak kabin) apakah kami bisa dipindahkan tetapi tidak ada ketersediaan. Kru pesawat memintanya untuk berhenti makan kacang tetapi dia mengabaikan permintaan itu dan melanjutkan," cerita Joanna.

Ia juga menuturkan pesawat itu berjarak tiga jam dari Gatwick ketika Poppy mengalami anafilaksis. Pilot lantas mengumumkan keadaan darurat medis dan Jones memberikan dua suntikan EpiPen kepada putrinya yang masih remaja.

Tanggapan sang ibu soal insiden ini hingga maskapai penerbangan ada di halaman selanjutnya.



Simak Video "Kisah Pemilik Kue Kacang Di Jember yang Raup Omzet Ratusan Juta"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT