Tragis! Mahasiswa Ini Meninggal Dunia Setelah Makan Pizza

Sonia Basoni - detikFood Selasa, 10 Mei 2022 14:33 WIB
Tragis! Mahasiswa Ini Meninggal Dunia Setelah Makan Pizza Foto: DailyMailUK
Jakarta -

Mahasiswa ini punya alergi kacang yang serius. Nyawanya tidak tertolong setelah ia menyantap pizza yang dipesannya lewat aplikasi makanan online.

Memesan pizza di malam hari lewat aplikasi makanan online, sudah menjadi hal yang lumrah untuk banyak mahasiswa. Seperti kejadian yang menimpa mahasiswa bernama James Atkinson yang berasal dari Leeds, Inggris pada tahun 2020 silam.

Dilansir dari DailyMailUK (09/05), James yang masih berusia 23 tahun saat itu memesan pizza varian chicken tikka masala khas India dari restoran Dadyal Pizza di Newscastle. Ia memiliki riwayat alergi pada kacang.

Baca Juga: Alergi Dingin, Wanita Ini Bisa Meninggal Jika Makan Es Krim dan Minuman Dingin" selengkapnya

Sayangnya James tidak sadar bahwa pizza yang dipesannya ternyata mengandung bubuk kacang di dalam bahan pembuatan pizza.

Menurut saksi mata, saat itu ia tengah makan malam dengan beberapa sahabatnya di asrama tempatnya tinggal. Meski hanya makan satu potong pizza dan baru dua suap, tapi reaksi alerginya langsung muncul.

Tak lama setelah menyantap dua suap pizza itu, James mulai mengalami reaksi alergi parah, sampai pingsan tak sadarkan diri kemudian berapa jam setelahnya dinyatakan meninggal dunia. Dokter menyimpulkan bahwa dia terserang reaksi alergi bernama 'anaphylaxis' yang menyebabkan kematian.

Tragis! Mahasiswa Ini Meninggal Dunia Setelah Makan PizzaTragis! Mahasiswa Ini Meninggal Dunia Setelah Makan Pizza Foto: DailyMailUK

Tiga tahun setelah James meninggal dunia hanya karena menyantap pizza yang mengandung bubuk kacang. Kedua orangtuanya, Stuart dan Jill Atkinson ingin membuka kembali kasus ini, untuk meningkatkan kesadaran pada pengelola aplikasi makanan online, bahwa alergi makanan tidak bisa dianggap enteng.

Selain itu mereka juga melakukan investigasi ke restoran pizza terkait, yang dikonfirmasi oleh pihak polisi setempat. Kalau pengelola restoran pizza kemungkinan besar mengubah bahan-bahan untuk pembuatan pizza mereka, jadi menggunakan bubuk kacang tepat di hari James memesan pizza di sana.

Mereka berharap dengan meninggalnya James, bisa memberikan masukan dan perhatian kepada penyedia aplikasi makanan online. Terutama aplikasi makanan Deliveroo yang banyak digunakan di Inggris, agar mereka membuat fitur informasi yang detail, tentang bahan-bahan makanan pada setiap menu makanan, lengkap dengan informasi alergi di aplikasi. Sehingga peristiwa seperti ini tidak memakan korban lagi nantinya.

Keluarga mendiang James tidak sendirian. Gagasan ini juga didukung oleh keluarga mendiang Tanya Ednan Laperouse, yang meninggal dunia di tahun 2015 lalu setelah ia tak sengaja menyantap baguette dari toko Pret A Manger yang mengandung wijen yang memicu alerginya.

Baca Juga: Restoran Ini Dituntut Rp 1,5 Miliar Karena Pengunjung Meninggal Usai Makan di Sana" selengkapnya



Simak Video "Bikin Laper: Bakso Kraton Toping Lidah Goreng"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com