ADVERTISEMENT

Belajar Sambil Bekerja, Pengantar Makanan Ini Sukses Diterima Jadi Software Engineer

Sonia Basoni - detikFood
Kamis, 02 Jun 2022 13:00 WIB
Belajar Sambil Bekerja, Pengantar Makanan Ini Sukses Diterima Jadi Software Engineer
Foto: Site News
Jakarta -

Kerja keras tidak pernah menghianati hasil. Pengantar makanan di India ini berhasil diterima menjadi software engineer, setelah ia rajin belajar di sela-sela mengantarkan makanan.

Selama ada tekad dan kemauan, di situ ada jalan. Semboyan ini yang digunakan oleh seorang pria muda bernama Shaik Abdul Sathar, untuk bermimpi dan meraih cita-citanya. Dirinya merupakan pengantar makanan, yang kini berhasil bergabung dan bekerja di perusahaan jasa sebagai software engineer.

Software engineer sendiri merupakan pekerjaan atau profesi di bidang teknologi informasi. Orang-orang yang berkerja sebagai software engineer, harus melakukan analisa, hingga menyusun spesifikasi rancangan yang berkaitan dengan sistem perangkat lunak (software).

Dilansir dari Storypick (02/06), Shaik bukan berasal dari keluarga yang berkucupan. Kekurangan uang, membuatnya harus bekerja mati-matian demi membiayai kuliahnya hingga selesai.

Ia akhirnya bekerja sebagai pengantar makanan untuk beberapa aplikasi makanan online di India. Seperti Ola, Swiggy, Uber, Rapido hingga Zomato. Dia rela mengantarkan makanan pesanan pembeli kemanapun, yang terpenting bisa membayar biaya kuliah.

Belajar Sambil Bekerja, Pengantar Makanan Ini Sukses Diterima Jadi Software EngineerBelajar Sambil Bekerja, Pengantar Makanan Ini Sukses Diterima Jadi Software Engineer Foto: Site News

"Saya ingin berkontribusi secara finansial secepat mungkin. Karena ayah saya hanya pegawai kontrak. Jadi kita hanya punya sedikit uang. Kemudian suatu hari, saya disarankan untuk belajar coding. Teman saya memberitahu tentang tempat kursus coding dan saya langsung ikut kursus tersebut," ungkap Shaik.

Meski jadwalnya mengantarkan makanan pesanan pembeli cukup padat. Tapi dirinya tak pernah merasa lelah. Mulai dari jam 6 sore sampai jam 12 malam, ia rutin mengantarkan makanan. Uang yang dia dapat, dia sisihkan untuk kebutuhannya dan untuk keluarga.

Baca Juga: Dapat Tip Kecil, Pengantar Makanan Ini Taruh Makanan Pelanggan di Tengah Jalan" selengkapnya

Belajar Sambil Bekerja, Pengantar Makanan Ini Sukses Diterima Jadi Software EngineerBelajar Sambil Bekerja, Pengantar Makanan Ini Sukses Diterima Jadi Software Engineer Foto: Site News


Ia juga tetap belajar coding sampai mampu membuat sistus aplikasi sendiri. Setelah karyanya ini rampung, ia mendaftar di berbagai perusahaan teknologi. Dan akhirnya ia diterima sebagai Software Engineer di salah satau perusahaan informasi, bernama NxtWave.

"Di mulai dari tempat di mana saya harus memikirkan setiap uang yang keluar. Sampai ke titik saya bisa melunasi hutang orangtua saya dengan gaji saya selama beberapa bulan," pungkas Shaik.

Kisahnya ini membawa banyak pujian dan inspirasi untuk banyak orang, agar tidak menyerah dan terus berjuang untuk meraih mimpi yang diinginkan.

"Ini merupakan salah satu kisah yang paling menginspirasi. Selamat untuk Shaik, karena kamu merupakan contoh bahwa hidup bisa berkembang selama ada kemauan dan kerja keras," puji salah satu netizen.

"Keren! Kerja keras dan dedikasi yang kamu lakukan, bisa membuatmu berada di titik ini. Saya harap kisahmu bisa membuat orang banyak termotivasi," pungkas netizen lainnya.

Baca Juga: Curhat Pendapatannya Sedikit, Pengantar Makanan Ini Mohon-mohon Tip" selengkapnya



Simak Video "Kepopuleran Robot Pengantar Makanan di AS"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT