Muslim Jangan Terkecoh! 8 Makanan Jepang Ini Mengandung Babi

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Jumat, 20 Mei 2022 19:00 WIB
Muslim Jangan Terkecoh! 8 Makanan Jepang Ini Mengandung Babi
Foto: Shutterstock via TasteAtlas
Jakarta -

Jepang dikenal dengan kulinernya yang enak. Bagi muslim yang berlibur ke sana atau menggemari makanan Jepang, kenali makanan yang mengandung babi agar tak terkecoh membeli, apalagi mengonsumsinya.

Jepang menawarkan banyak kuliner enak. Mulai dari ramen, sushi, hingga okonomiyaki yang populer. Tapi sebenarnya ada lebih banyak lagi kuliner Jepang, termasuk dari tiap kotanya, yang enak dan layak dicoba.

Muslim tentu bisa mencobanya selama makanan Jepang itu halal. Jangan sampai muslim mengonsumsi makanan Jepang yang dibuat dengan babi atau bahan haram lainnya. Makanan ini kerap dijual di supermarket hingga restoran.

Ada beberapa makanan Jepang mengandung babi yang terkenal. Misalnya tonkatsu yang selintas tampilannya mirip katsu daging ayam atau sapi, tapi ternyata berbahan daging babi.

Lalu ada butadon yang terlihat menggiurkan karena berupa rice bowl dengan daging, tapi ternyata mengandung babi. Begitupun dengan rafute yang tak ubahnya daging babi rebus.

Mengutip Taste Atlas (13/1/2021), ini 8 makanan Jepang mengandung babi yang paling populer:

1. Tonkatsu

Muslim Jangan Terkecoh! 8 Makanan Jepang Ini Mengandung BabiFoto: Shutterstock via TasteAtlas

Tonkatsu mungkin bakal membuat muslim terkecoh karena tampilannya. Selintas seperti katsu daging ayam atau sapi, tapi fillet daging goreng tepung ini nyatanya terbuat dari daging babi. Tonkatsu punya sejarah panjang, konon sudah ada sejak abad ke-19.

Tonkatsu tak hanya disajikan sebagai tonkatsu saja, tapi juga bisa dikreasikan sebagai isian sandwich, pendamping ramen, hingga disajikan bersama saus kari untuk membuat katsu kare. Muslim perlu selalu mewaspadai konsumsi tonkatsu berikut olahannya.

2. Chashu

Muslim Jangan Terkecoh! 8 Makanan Jepang Ini Mengandung BabiFoto: Shutterstock via TasteAtlas

Mirip seperti char siu di China, di Jepang juga ada chashu. Olahan daging ini haram dikonsumsi muslim karena terbuat dari pork belly yang direbus lama dengan kecap asin dan sake.

Chashu bisa dibuat dari lembaran pork belly biasa dan bisa juga digulung untuk membuat tampilannya lebih istimewa. Untuk membuat chashu juga kerap ditambahkan bahan lain seperti mirin dan gula. Rebusan airnya ditambahkan irisan jahe dan daun bawang. Konon chashu disukai orang Jepang karena teksturnya yang lembut juicy.

3. Katsudon

Muslim Jangan Terkecoh! 8 Makanan Jepang Ini Mengandung BabiFoto: Shutterstock via TasteAtlas

Makanan Jepang mengandung babi selanjutnya adalah katsudon. Hidangan ini termasuk donburi yaitu rice bowl yang diberi topping bahan rebusan. Salah satu topping populernya adalah katsudon yang direbus bersama sayuran dan telur.

Katsudon kabarnya sudah ada sejak tahun 1921. Seiring waktu, katsudon kian terkenal dan memiliki banyak variasi. Menu populernya, katsudon yang dibuat dengan saus Worcestershire, miso, dan kecap asin. Oh iya, selain yang daging babi, katsudon sebenarnya juga ada yang dibuat dengan katsu daging sapi atau ayam. Bagi muslim yang tertarik mencicipi, pastikan menanyakan soal ini.

4. Shogayaki

Muslim Jangan Terkecoh! 8 Makanan Jepang Ini Mengandung BabiFoto: Shutterstock via TasteAtlas

Shogayaki adalah olahan babi populer di Jepang, terdiri dari lembaran tipis daging babi yang direbus bersama aneka bumbu seperti kecap asin, mirin, dan parutan jahe. Di Jepang, shogayaki sangat populer karena selain jadi menu restoran, banyak orang juga sering memasaknya di rumah.

Muslim perlu mengenali tampilan shogayaki. Biasanya shogayaki disajikan bersama nasi dan irisan daun kubis sebagai bagian dari menu bento takeaway populer.

Informasi soal makanan Jepang mengandung babi masih ada di halaman selanjutnya.



Simak Video "Bikin Laper: Oishii! Tekka Don hingga Okonomiyaki"
[Gambas:Video 20detik]