Divonis Kanker Stadium 4, Mantan Kapten Militer Ini Sekarang Jualan Roti

ADVERTISEMENT

Divonis Kanker Stadium 4, Mantan Kapten Militer Ini Sekarang Jualan Roti

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Minggu, 08 Mei 2022 14:00 WIB
Divonis Kanker Stadium 4, Mantan Kapten Militer Ini Sekarang Jualan Roti
Foto: Mothership SG/Instagram Captain Roti
Jakarta -

Mantan kapten militer Singapura ini divonis kanker stadium 4 dengan harapan hidup hanya 30%. Dirinya bangkit dan kini menikmati kegiatannya berjualan roti hingga pastry bikinan sendiri.

Pria 33 tahun bernama Fuad ini tadinya seorang kapten Singapore Armed Forces (SAF) atau Angkatan Bersenjata Singapura. Ia memiliki karir yang cemerlang hingga tahun 2017 semuanya berubah.

Fuad menderita kanker koriokarsinoma stadium 4. "Awalnya saya merasakan gejala nyeri punggung bagian bawah, tapi saya pikir itu hanya karena tegang akibat saya sering latihan di gym dan jalani aktivitas fisik yang ketat," kata Fuad mengawali cerita, seperti dikutip dari Mothership SG (3/5).

Ternyata gejala itu kian parah. Ia alami demam tinggi dan berat badannya turun drastis. Hasil pemeriksaan kemudian menunjukkan ia alami kanker stadium tinggi.

Dokter menemukan tumor metastatik di hati, kelenjar getah bening, dan paru-paru Fuad. Ia bahkan disebut hanya punya harapan hidup sebanyak 30%.

Divonis Kanker Stadium 4, Mantan Kapten Militer Ini Sekarang Jualan RotiKondisi kesehatan Fuad sempat memburuk dengan harapan hidup hanya 30%. Foto: Mothership SG/Instagram Captain Roti

Kondisi kesehatannya semakin buruk saat salah satu tumornya pecah. Ia alami pendarahan internal, jalani operasi, sekaligus kemoterapi. Fuad bahkan sempat hanya bisa bernapas melalui selang dan memuntahkan cairan lambung.

Pada tahun 2019, Fuad putuskan keluar dari SAF setelah 6 tahun mengabdi pada negara. "Saya putuskan untuk berhenti karena saya butuh waktu istirahat untuk fokus mengurusi kesehatan fisik dan mental," ujarnya.

Namun keputusannya ini bukan berarti Fuad tak memiliki kegiatan sama sekali. Ia yang kesulitan dapat kerja karena kondisi kesehatannya, akhirnya bekerja di gerai curry puff kecil di Tampines selama beberapa bulan.

Di sini Fuad belajar soal memanggang roti dan menangani ragi. Ia mulai menemukan ketertarikan di bidang baking dan pastry. Menurutnya kegiatan membuat roti bersifat terapeutik dan memuaskan.

Sampai akhirnya Fuad membuka industri bakery berbasis rumahan yang diberi nama Captain Roti. Ia didukung penuh oleh sang istri, Fera.

Awalnya Fuad membuat roti berbasis ragi seperti anpan, curry bun, dan hot dog bun. Setelah menguasainya, ia mulai menjajaki pembuatan pastry dan viennoiseries (pastry flaky khas Vienna seperti croissant) yang lebih sulit.

Divonis Kanker Stadium 4, Mantan Kapten Militer Ini Sekarang Jualan RotiFuad merasa sangat bahagia saat berhasil membuat croissant yang ketika dibelah menghasilkan tekstur honeycomb. Foto: Mothership SG/Instagram Captain Roti

Fuad mempelajari ilmu membuat pastry secara otodidak dengan bergabung dalam forum hingga melihat video-video di YouTube. Ia juga mencari tahu cara sukses membuat ragi di tengah cuaca Singapura yang panas dan lembap.

Butuh waktu 1,5 tahun bagi Fuad untuk bisa membuat laminasi dengan bagus. Ia juga menghabiskan 9 bulan untuk menemukan formula menghasilkan 'honeycomb' yang sempurna untuk tekstur croissant saat dipotong.

"Saya masih ingat hari ketika saya memotong croissant pertama saya yang sempurna dan saya melihat tekstur honeycomb. Itu benar-benar membahagiakan dan saya menangis," katanya.

Kini Fuad menghabiskan sebagian besar waktunya untuk membuat roti dan pastry. Ia mulai bekerja pukul 03.30 dini hari dan baru selesai memanggang pukul 1 siang.

Setelahnya ia bakal sibuk mengemas pesanan untuk diantar mitra pengantar makanan atau melayani pelanggan yang datang menjemput pesanannya. Ia harus curi-curi waktu untuk tidur siang sebentar sebelum bekerja lagi.

Divonis Kanker Stadium 4, Mantan Kapten Militer Ini Sekarang Jualan RotiJalani bisnis roti berbasis rumahan, Fuad mendapat dukungan dari istri dan ibunya. Foto: Mothership SG/Instagram Captain Roti

Mengenai kondisi kesehatannya, Fuad bilang kini sehat. Ia masih sering alami efek kebas akibat kemoterapi, tapi dia berusaha mengatasinya. Ia yang memiliki serangan panik juga berusaha mencari solusi dengan lakukan meditasi.

Captain Roti melayani penjualan secara pre order, mulai dari Kamis hingga Minggu. Dalam sehari, rata-rata ia menerima 30 pesanan yang berarti sekitar 120 pesanan per minggu. Ia juga melayani pembelian besar seperti untuk katering pernikahan.

Mengenai bangkitnya Fuad, ia tak memungkiri istri dan ibunya sangat berjasa. Mereka mendukung kesehatan sekaligus karir Fuad yang berhenti dari bidang militer.



Simak Video "Melihat Proses Pembuatan Roti Karakter Berbagai Bentuk"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT