Wanita Ini Curhat Ikut 'Fat Camp', Perkemahan Khusus untuk Kuruskan Badan

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Selasa, 03 Mei 2022 10:00 WIB
Wanita Ini Curhat Ikut Fat Camp, Perkemahan Khusus untuk Kuruskan Badan
Foto: Instagram dan TikTok hannahalysee
Jakarta -

Wanita ini curhat di media sosial pernah ikut fat camp, program perkemahan khusus untuk menurunkan berat badan. Ia bilang berat badannya memang turun, namun ada sejumlah hal buruk yang dirasakannya.

Perkemahan khusus untuk orang-orang gemuk yang ingin menurunkan berat badan mungkin terdengar seperti khayalan atau ada dalam film saja, namun nyatanya, di Amerika Serikat program ini benar-benar ada.

Mengutip Bored Panda (28/4/2022), Hannah Alysee adalah seseorang yang pernah ikut fat camp. Pada tahun 2009, saat dirinya berusia 15, ia menceritakan kalau tubuhnya gemuk. Hannah yang merasa ingin diterima di kelompok pertemanan lalu merasa menjadi kurus adalah caranya.

Dengan berbekal izin sang orang tua dan pemahaman akan fat camp yang terlihat menjanjikan, Hannah akhirnya mengikuti program 10 minggu tersebut. Fat camp ini dikenal bernama Wellspring Adventure Camp di Haywood County, Carolina Utara.

Hannah mengatakan dalam perkemahan tersebut ada remaja-remaja berusia 11-18 tahun. Berat badan mereka langsung ditimbang oleh konselor begitu tiba di kemah.

Di sana peserta fat camp diberi jurnal untuk mencatat apapun yang mereka makan. Ada juga pemberian pedometer untuk dipakai di pergelangan tangan agar posisi mereka bisa dilacak.

Peserta fat camp menjalani pola diet yang sama

Wanita Ini Curhat Ikut 'Fat Camp', Perkemahan Khusus untuk Kuruskan BadanProgram fat camp yang diikuti Hannah kini sudah tidak ada. Foto: Instagram dan TikTok hannahalysee

Menurut Hannah, peserta fat camp semuanya diberi pola diet serupa. Perbedaannya hanya apakah mereka pria atau wanita. Hannah, misalnya, diberi asupan kurang dari 1.200 kalori dan 20 gram lemak per hari.

Hal ini terdengar cukup ekstrem mengingat rata-rata kebutuhan kalori untuk remaja wanita usia 15 tahun sekitar 2.390 kkal. Kebutuhan ini sangat penting dipenuhi untuk mendukung proses tumbuh kembang mereka.

Mengenai fasilitas, Hannah bilang ia tidak bisa berkomunikasi dengan dunia luar. Ponselnya diambil. Ia tidur di kabin kecil bersama 16 remaja perempuan lain dalam tempat tidur bertingkat.

"Ketika ingin mendapat makanan, kami harus antre berdiri di aula makan dan menunggu untuk dipanggil dalam barisan," ujarnya. Antrean ini didasarkan pada seberapa semangat kelompok kabin memberikan yel-yel.

Menu hingga efek pasca jalani fat camp yang dialami Hannah ada di halaman selanjutnya.