Menguras Dompet, Harga Gulai Jengkol dan Cendol di Luar Negeri Capai Ratusan Ribu Rupiah!

Sonia Basoni - detikFood
Minggu, 01 Mei 2022 19:00 WIB
1.

Menguras Dompet, Harga Gulai Jengkol dan Cendol di Luar Negeri Capai Ratusan Ribu Rupiah!

Menguras Dompet, Harga Gulai Jengkol dan Cendol di Luar Negeri Capai Ratusan Ribu Rupiah!
Foto: YouTube Inces Bolang
Jakarta -

Makanan yang awalnya murah dan biasa disajikan di kedai kaki lima di Indonesia. Harganya jadi melonjak tajam, setelah disajikan di luar negeri yang tetap diminati banyak orang.

Bagi orang-orang yang merantau kerja atau tinggal di luar negeri, menemukan makanan tradisional dari negara tercinta merupakan kebahagiaan tersendiri. Makanan bisa mengobati rasa rindu mereka kepada rumah, sampai kampung halaman.

Begitu juga orang-orang Indonesia yang sering kangen mencicipi makanan Indonesia di luar negeri. Tapi karena bahan-bahan makanan yang mahal, hingga biaya produksi yang tinggi membuat harga makanan khas Indonesia yang harusnya murah meriah, jadi makanan sultan jika sudah dijual di luar negeri.

Pengalaman beli makanan Indonesia dengan harga tinggi di luar negeri ini, sering diceritakan ulang dan menjadi kisah viral. Mulai dari pengalaman aktris cantik Nikita Willy saat jajan es cendol di Los Angeles, sampai pengalaman makan nasi Padang di Sydney yang harganya mencapai Rp 500 ribu.

Baca Juga: Modal Rp 100 Ribu Bisa Beli Apa Saja di Belanda? Ini Kata Mahasiswa Indonesia" selengkapnya

1. Nasi Padang di Sydney

Pengalaman makan nasi Padang harga Rp 500.000 di Sydney, Australia pertama kali dibagikan pengguna TikTok @cindysharleen. Ia merupakan WNI yang tengah kuliah di sana, dan kangen makan nasi Padang. Akhirnya ia makan di restoran Pondok Buyung yang tak jauh dari sekitar tempat tinggalnya.

Cindy yang mampir bersama teman-temannya memesan 3 porsi nasi Padang. Total mereka habiskan AUD 48 atau sekitar Rp 501 ribu (kurs Rp 10.456). Rata-rata per porsinya dibanderol AUD 16 atau sekitar Rp 167.300.

Menurutnya harga ini cukup standar untuk harga makanan di Australia, tapi jelas tidak murah. "Banyak pilihan lebih murah," katanya saat menjawab pertanyaan seorang netizen.