Kue Lebaran

Belanja Kue Kering Murah di Pasar,  Ini tips yang Perlu Diperhatikan

Sonia Basoni - detikFood
Sabtu, 23 Apr 2022 11:30 WIB
Kue kering.
Foto: Hakim Ghani/detikJabar
Jakarta -

Berburu kue kering lebaran dan aneka camilan yang murah dan beragam di pasar bisa dijadikan alternatif. Agar tidak repot saat belanja, sebaiknya simak tips belanja kue di pasar.

Berbeda dengan belanja kue di bakery atau di toko-toko kue premium lainnya. Berburu kue kering di pasar jauh lebih seru, karena varian yang ditawarkan beragam dan yang dijual tidak hanya aneka kue kering saja. Tapi berbagai varian camilan hingga permen curah ikut tersedia untuk suguhan di Hari Raya.

Harga dan kualitasnya beragam. Tak semua kue kering di pasar tradisional merupakan kue murah atau kue curah. Beberapa penjual menyediakan pilihan kue kering premium, dengan harga dan tentunya kualitas rasa yang berbeda.

Di setiap daerah banyak pasar tradisional yang dijadikan tempat berburu kue kering saat Lebaran. Misalnya di Jakarta ada Pasar Mayestik dan Pasar Jatinegara yang sejak puluhan tahun lalu selalu diserbu orang untuk beli kue Lebaran.

Agar tidak kebingungan saat belanja kue di pasar, sebaiknya simak beberapa tips ini.

Baca Juga: Mungil! Tren Kue Lebaran Unik, Berbentuk Ulat dan Obat Nyamuk" selengkapnya

1. Belanja dari Jauh Hari

Adu Rasa 3 Kue Nastar Curah di Pasar Mayestik, Mana yang Enak? Kue Nastar Curah di Pasar Mayestik, Foto: detikFood

Bagi yang sudah ada rencana ingin belanja kue kering atau snack di pasar. Sebaiknya pilih waktu yang tidak terlalu mepet dengan hari raya Lebaran. Minimal seminggu sebelum tanggal perkiraan Lebaran. Karena semakin dekat harinya, maka akan semakin ramai orang yang belanja di pasar.

Stok kue kering pun akan menipis dan banyak stok yang kosong karena habis terjual. Selain berdesak-desakan dan pilihan kue yang terbatas, kebanyakan penjual kue kering sudah banyak yang tutup sejak H-3 sebelum Lebaran.

Jadi disarankan untuk belanja kue kering lebih awal, agar proses membeli kue kering jadi lebih nyaman.


2. Sudah Tidak Pakai Uang Tunai

Di kebanyakan pasar modern atau bahkan pasar tradisional di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung dan sekitarnya, penggunaan uang tunai sudah mulai berkurang saat masa pandemi. Kebanyakan penjual kue kering atau snack sudah memiliki mesin EDC, sehingga pembeli bisa melakukan transaksi menggunakan kartu debit atau kredit.

Tak hanya dimudahkan oleh kehadiran mesin EDC saja. Banyak penjual kue dan makanan di pasar yang kini beralih menggunakan QRIS, atau sistem pembayaran digital menggunakan QR Code.

Sampai pembayaran menggunakan e-wallet yang memiliki banyak potongan dan diskon untuk setiap transaksi. Jadi sudah tidak perlu repot-repot lagi membawa uang tunai saat belanja kue di pasar.

3. Buat Daftar Belanja

Serba Murah! Belanja Aneka Kue Kering dan Snack Lebaran di Pasar MayestikSerba Murah! Belanja Aneka Kue Kering dan Snack Lebaran di Pasar Mayestik Foto: detikFood


Metode simple ini seringkali dilewatkan banyak orang saat memutuskan belanja atau berburu kue kering di pasar. Banyak orang yang lapar mata karena belanja kue kering saat sedang puasa. Ditambah suasana toko kue kering di pasar yang memajang semua dagangan mereka.


Dari pilihan kue kering curah yang murah. Kue kering premium di stoples, aneka kacang-kacangan, stick keju, manisan, permen, cokelat sampai biskuit semuanya dipajang dan ditawari oleh pemilik toko.

Agar budget belanja kue tidak membengkak. Sebaiknya tulis daftar kue yang akan dibeli di rumah, lengkap dengan jumlahnya. Dengan begitu ketika sampai di pasar, akan lebih mudah untuk mengontrol diri agar tidak belanja kue secara berlebihan.



Simak Video "Kastangel hingga Putri Salju Paling Banyak Diburu Jelang Lebaran"
[Gambas:Video 20detik]