ADVERTISEMENT

Restoran Singapura di Beijing Ini Sebut Tumis Kangkung sebagai Tahu Goreng!

Sonia Basoni - detikFood
Selasa, 19 Apr 2022 17:00 WIB
Restoran Singapura di Beijing Ini Sebut Tumis Kangkung sebagai Tahu Goreng!
Foto: Facebook Arthun Pang
Jakarta -

Buka restoran khas Singapura, pengelola restoran asal Beijing ini tidak tahu bahwa mereka salah menuliskan nama menu makanannya.

Di setiap negara banyak restoran khas dari negara lain yang dibuka bertujuan untuk melepas rasa rindu para perantau, yang kangen dengan masakan dari negara asli mereka. Seperti di Beijing, ada restoran terbaru bernama 'Borderless' yang menyajikan makanan khas Singapura, dan berusaha membawa suasana di Singapura ke Beijing.

Dilansir dari Mothership (19/04), restoran ini jadi sorotan setelah seorang warga Singapura bernama Arthur Pang yang tinggal di Beijing berkunjung ke sana.

Arthur menemukan banyak hal yang aneh, dari ejaan makanan Singapura yang salah, penyebutan nama menu dan foto makanan Singapura yang berbeda, sampai pegawai di restroan itu semuanya mengenakan seragam berupa kebaya yang digunakan pramugari Singapore Airlines (SIA).

"Ada restoran khas Singapura di Beijing, semua pelayan di sini mengenakan kebaya mirip seperti kebaya SIA, dengan terjemahan yang kacau untuk menu makanan mereka. Sekedar informasi, restoran ini didirikan dan dioperasikan oleh warga lokal di China," tulis Arthur.

Baca Juga: Masukkan Menu Tak Dipesan ke Bon Pengunjung, Pihak Restoran Minta Maaf" selengkapnya

Restoran Singapura di Beijing Ini Sebut Tumis Kangkung sebagai Tahu Goreng!Restoran Singapura di Beijing Ini Sebut Tumis Kangkung sebagai Tahu Goreng! Foto: Facebook Arthun Pang


Arthur mengunggah banyak foto menu makanan yang tak sesuai. Tapi Arthur menjelaskan untungnya tampilan menu makanan ini tidak seburuk kesalahan restoran mengeja nama menu, dan salah menuliskan menu.

Contohnya seperti hidangan iga asal Singapura, restoran ini terjemahkan ke bahasa Inggris yang salah, jadi 'Grasp the sand bone'.

Kemudian ada nama menu yang tidak akurat, karena salah ejaan sampai foto makanan yang salah. Di menu nasi goreng ala Singapura, restoran itu menuliskan 'Singapore Fried Bee Hoon' padahal jelas itu menu nasi goreng bukan bihun goreng.

Kemudian tumis kangkung yang juga hits dan digemari di Singapura, nama menunya di sini jadi 'Tauhu Goreng'. Rendang sapi ditulis jadi 'Beef Remdamg', dan gambar yang dipasang lebih mirip seperti semur daging.

Restoran Singapura di Beijing Ini Sebut Tumis Kangkung sebagai Tahu Goreng!Restoran Singapura di Beijing Ini Sebut Tumis Kangkung sebagai Tahu Goreng! Foto: Facebook Arthun Pang

Sementara menu tahu goreng yang asli, disebut sebagai 'Fried Tofu wuth Minced Malay Meat', jika diterjemahkan tahu goreng yang disajikan dengan daging cincang Malaysia.

Padahal Tauhu Goreng merupakan sajian populer di Malaysia dan Singapura, tidak menggunakan daging Malaysia, melainkan di atasnya disiram saus kacang. Mirip seperti tahu tek asal Surabaya.

Arthur tak hanya membagikan kesalahan penulisan makanan saja. Tapi juga bagian para pelayan menggunakan kebaya tiruan menyerupai seragam sarong kebaya ala SIA.

Unggahan Arthur tentang pengalamannya makan di restoran ini mendapatkan banyak reaksi dari netizen Singapura asli.

"Kalau makan di restoran ini ada dua kemungkinan. Antara kita sakit perut, karena salah pesan dari menu dan makanan yang disajikan. Atau pusing sendiri baca nama menu dan makanan yang tak sama," komen Ruth**.

"Kalau dilihat ya, restoran ini mendapatkan banyak komentar negatif bukan dari warga China yang makan di sana. Melainkan dari oranga asing, alias orang Singapura asli. Warga lokal pasti akan memesannya tanpa ragu karena tidak tahu perbedaannya," komen Cheong**.

"Sejak kapan pramugari SIA pakai sepatu tenis? Duh ini sih menjatuhkan reputasi SIA saja ya," pungkas Tan**.

Sampai sekarang unggahan restoran Borderless ini sudah mendapatkan 1,4 ribu komentar, dan dibagikan sebanyak 8,8 ribu kali di Facebook.

Baca Juga: Fatal! Gegara Salah Tulis, Nama Menu Restoran Ini Bikin Mikir Keras" selengkapnya



Simak Video "Bikin Laper: Mencicipi 3 Makanan Khas Daerah Sekaligus"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT