Hukum Orang Berpuasa Memberikan Makanan untuk Orang yang Tak Puasa

Riska Fitria - detikFood
Jumat, 15 Apr 2022 06:00 WIB
Hukum orang puasa tapi belikan makanan untuk orang yang tak puasa
Foto: iStock
Jakarta -

Pesan antar makanan bisa melalui ojek online. Di bulan suci ramadan ini, haramkah jika driver ojol terima orderan makanan dan mengantarkan ke orang yang tak puasa?.

Ojek online tidak hanya menawarkan jasa antar jemput saja, tetapi juga bisa pesan antar makanan. Kamu bisa memesan makanan secara online, nanti akan diantarkan oleh driver ojol.

Tentu saja adanya jasa antar pesan makanan dari driver ojol sangat membantu. Namun jika di bulan suci ramadan seperti ini, bagaimana hukumnya jika driver ojol menerima orderan makanan?

Meskipun driver ojol tersebut berpuasa, tetapi ia menerima orderan makanan untuk orang yang tidak berpuasa. Hal ini dijelaskan oleh Buya Yahya melalui channel YouTube AL-Bahjah TV (17/05/19).

Baca Juga: Ada Nasi Ayam Rp 1.500 di Solo, Netizen: Jualan Nyari Hikmahnya

Hukum orang puasa tapi belikan makanan untuk orang yang tak puasaHukum orang puasa tapi belikan makanan untuk orang yang tak puasa Foto: iStock

Buya Yahya menjelaskan bahwa pintu halal dalam agama Islam sangat luas. Hal yang utama kita harus terapkan adalah membangun keyakinan kepada Allah SWT.

Dalam hal ini, diambil konteks bahwa driver ojol yang menerima orderan makanan adalah muslim yang diwajibkan berpuasa. Kemudian ia mendapat orderan makanan ketika berpuasa.

"Di dalam pekerjaan kaidah harus dipakai. Sebagai tukang ojek, anda tetap pakai kaidah. Jika di sana disuruh maksiat maka undur diri, yakinlah Allah SWT akan ganti," ujarnya.

Buya Yahya menyarankan untuk mengundurkan diri dengan bahasa yang halus dan terhormat. Namun, perlu dipastikan juga siapa orang yang memesan makanan, jika mereka tidak diwajibkan berpuasa maka tidak masalah.

Baca Juga: Keren! Kafe di Karawang Ini Mempekerjakan Anak Yatim Piatu

Hukum orang puasa tapi belikan makanan untuk orang yang tak puasaHukum orang puasa tapi belikan makanan untuk orang yang tak puasa Foto: iStock

"Anda harus tau dulu buat siapa itu makanan. Mungkin buat mbahnya yang sakit, buat anaknya yang masih kecil ya belikan saja," ujar Buya Yahya.

Sebab ada beberapa yang memang tidak diwajibkan berpuasa. Mulai dari orang sakit, musafir, wanita haid dan lainnya. Tapi jika pelanggannya merupakan orang yang wajib berpuasa, maka haram baginya menolong dalam kemaksiatan.

Lebih lanjut, Buya Yahya juga menjelaskan bahwa jika kamu menolak kemaksiatan, maka yakinlah Allah SWT akan menggantikan yang halal bahkan lebih banyak dari yang haram yang kamu tinggalkan.

Baca Juga: Ditraktir Takjil oleh Sopir Taksi, Penumpang Ini Balas Kasih Tip



Simak Video "Kastangel hingga Putri Salju Paling Banyak Diburu Jelang Lebaran"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)