ADVERTISEMENT

Gigih! Pasangan Muda Ini Berhenti Kerja Demi Punya Gerai Mie Bersama

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Minggu, 10 Apr 2022 18:00 WIB
Gigih! Pasangan Muda Ini Berhenti Kerja Demi Punya Gerai Mie Bersama
Foto: Melissa Teo/Asia One

Perjuangan menjadi penjual hawker muda

Gigih! Pasangan Muda Ini Berhenti Kerja Demi Punya Gerai Mie BersamaGeng Han memiliki mimpi punya gerai makanan sendiri sejak 5 tahun lalu. Foto: Melissa Teo/Asia One

Geng Han mengatakan senang mimpinya bisa memiliki gerai makanan sendiri akhirnya terwujud, namun ia menghadapi sejumlah tantangan. Dirinya mengaku lelah fisik dan mengerti kenapa banyak anak muda enggan berprofesi sebagai penjual hawker.

"Sangat sangat melelahkan. Tempat kerjanya kecil, ramai, panas, tidak ada pendingin udara, dan berkeringat. Kamu hanya perlu menggertakkan gigi dan menyelesaikannya," kata Geng Han.

Chelsea menimpali, dirinya juga harus menyesuaikan diri. Ia tidak terbiasa bekerja di lingkungan hawker yang seperti itu. "Saya sudah bekerja di kantor selama enam sampai tujuh tahun dan tiba-tiba saya melakukan ini. Tapi tidak apa-apa, saya akan berhasil melampauinya," katanya mantap.

Tantangan lain adalah jam kerja yang panjang. Geng Han dan Chelsea bisa bekerja selama 14-15 jam dalam sehari. Mereka harus tiba di gerai pukul 6 pagi dan baru sampai rumah sekitar pukul 9 malam.

Saat ini mereka masih bekerja sendiri. Belum ada pegawai yang direkrut karena mereka belum mampu mempekerjakan siapapun. "Margin keuntungan kami sangat ketat. Orang-orang mengira pedagang kaki lima menaikkan harga untuk mendapat lebih banyak untung, tapi faktanya harga makanan melonjak gila-gilaan," kata Geng Han.

Gurih nikmat mie daging cincang dengan kaldu tulang babi

Gigih! Pasangan Muda Ini Berhenti Kerja Demi Punya Gerai Mie BersamaKuah kental gurih yang dipakai untuk mie berupa kaldu yang dibuat dari tulang babi. Foto: Melissa Teo/Asia One

Mengenai menu yang dijajakan No. 25 Minced Meat Noodle, namanya bak chor mee. Berupa mie yang dilengkapi kaldu kental seperti kaldu tulang babi gaya tonkotsu.

Geng Han lalu memberi sentuhan lokal dengan memakai bahan tradisional seperti ti por alias ikan bulu ayam jambrong. Ikan ini dimasak bersama kaldu tulang babi selama sekitar 8 jam. Hasilnya kuah mie memiliki rasa gurih kuat dan nikmat.

Menu Signature Minced Meat Noodle di gerai mereka dibanderol $7 atau sekitar Rp 100.500. Kuahnya disajikan terpisah dari mie untuk mencegah mie menjadi basah dan lembek.

Cita rasa kuahnya disebut reporter Asia One sangat enak. Warnanya lebih keruh dan teksturnya lebih kental dari mie daging cincang biasa. Toppingnya juga lengkap seperti daging babi cincang, irisan daging babi tanpa lemak, hati babi, dan bahkan perut ikan goreng.

Semuanya disempurnakan dengan tekstur mie yang al dente dan adanya saus sambal homemade buatan Geng Han. Kalau tertarik mencicipinya saat di Singapura, No. 25 Minced Meat Noodle berlokasi di Blok 161 Bukit Merah Central #01-3749.


(adr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT