ADVERTISEMENT

Duh! Orang Thailand Malah Sengaja Makan Boraks Sebagai Obat

Sonia Basoni - detikFood
Selasa, 15 Mar 2022 16:02 WIB
Duh! Orang Thailand Malah Sengaja Makan Boraks Sebagai Obat
Foto: Site News
Jakarta -

Boraks sering dipakai sebagai pengawet makanan, meski dilarang. Di Thailand justru boraks dikonsumsi karena mereka percaya dapat sembuhkan berbagai penyakit.

Setelah sebelumnya muncul tren masak daging ayam dengan sirup obat batuk, yang diklaim bisa tangkal berbagai penyakit. Kini muncul lagi tren online yang berbahaya, orang Thailand mulai mengonsumsi boraks sebagai obat.

Natrium Tetraborat atau dikenal dengan nama boraks, sering digunakan sebagai pengawet makanan. Selain membuat makanan jadi lebih awet, kandungan dalam boraks ini bisa memberikan efek kenyal sampai mengembangkan makanan.

Boraks banyak ditemui dalam makanan seperti bakso, tahu, mie, pempek, kerupuk hingga bihun. Karena efeknya cukup berbahaya untuk tubuh, penggunaan boraks pada makanan sendiri sudah dilarang di Indonesia.

Dilansir dari Coconut Bangkok (15/03), beda halnya dengan di Thailand. Di mana boraks justru sedang diburu banyak orang, karena dipercaya sebagai obat untuk mengatasi nyeri punggung dan infeksi jamur.

Baca Juga: Tren Baru! Makan Roti Tawar Pakai Obat Batuk Sirup 'Ibu dan Anak'" selengkapnya

Duh! Orang Thailand Malah Sengaja Makan Boraks Sebagai ObatDuh! Orang Thailand Malah Sengaja Makan Boraks Sebagai Obat Foto: Site News


Hal ini disebutkan oleh influencer Thailand, yang aktif membagikan informasi kesehatan yaitu Pakpoom Dejhasadin.

"Sekarang ada beberapa grup yang menyarankan orang untuk menelan boraks dan tengah viral. Bahkan ada juga yang menjual boraks di dalam wadah," jelas Pakpoom lewat akun Facebooknya.

"Normalnya kita memiliki hukum yang melarang memasukkan boraks ke dalam makanan, bukan? Grup ini memang tidak mencampurkan boraks dengan makanan, tapi mereka menyarankan untuk mencampurkannya dengan air lalu langsung diminum," sambungnya.

Pakpoom menyebutkan bahwa orang-orang yang menyebarkan informasi sesat tentang boraks sebagai obat ini cukup meresahkan. Karena grup ini mengklaim bahwa boraks berhasil menyembuhkan sakit punggung belakang setelah melahirkan, infeksi jamur hingga keputihan.

Bahkan ada orang yang mengadakan sesi live streaming di Facebook, yang mempromosikan minum air boraks ini yang ditonton ribuan pengguna.

"Saya dapat melaporkan bahwa manusia harus makan boraks. Tidak perlu berpikir panjang, karena penelitian online akan selalu bilang bahwa boraks tidak aman untuk dimakan. Saya sendiri sudah makan boraks sejak Januari, sudah sebulan totalnya. Hasilnya lebih baik dari yang saya harapkan," klaim salah satu pengguna Facebook di Thailand itu

Duh! Orang Thailand Malah Sengaja Makan Boraks Sebagai ObatDuh! Orang Thailand Malah Sengaja Makan Boraks Sebagai Obat Foto: Site News

Tentunya Pakpoom membantah klaim ini. Ia menekankan bahwa boraks merupakan senyawa kimia yang bisa menyebabkan mual, muntah, diare jika dikonsumsi manusia, dan tidak boleh dikonsumsi pastinya.

Lewat unggahan Pakpoom ini, ternyata banyak yang khawatir karena mereka melihat anggota keluarganya minum air dengan boraks.

"Apa kita boleh makan boraks? Saya lihat ibu saya mencampurnya dengan air dan meminumnya. Tapi saya lihat dikemasan boraks, bahwa tak boleh dikonsumsi, saya jadi khawatir dengan ibu saya," komen salah satu netizen.

"Duh, biarkan saja orang-orang seperti ini mati. Sangat keras kepala, argumen dengan mereka juga membuat kita terlihat bodoh," kritik netizen lainnya.

"Sudah jelas dimasukkan ke dalam makanan saja bahaya, apalagi dimasukkan ke dalam minuman untuk tubuh ?" tanya netizen lain tak habis pikir.

Konsumsi boraks sejak dulu memang mengundang pro dan kontra. Ada yang percaya bahwa boraks memang bisa menyembuhkan beberapa penyakit seperti radang sendi.

Tapi tentu saja mengonsumsi boraks dalam jumlah besar bisa membahayakan kesehatan. Karena berpotensi merusak ginjal dan membahayakan otak.

Baca Juga: Orang India Percaya Rebus Ayam dengan Sirup Obat Batuk Bisa Tangkal Penyakit" selengkapnya



Simak Video "Masakan Manado Halal di Serpong Ini Ludes Terjual dalam 3 Jam"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT