Pie Babi dan Sosis Darah Babi Terancam Punah Karena Tak Diminati Anak Muda

ADVERTISEMENT

Pie Babi dan Sosis Darah Babi Terancam Punah Karena Tak Diminati Anak Muda

Sonia Basoni - detikFood
Kamis, 10 Mar 2022 11:33 WIB
black pudding
Foto: Istimewa
Jakarta -

Pie babi hingga sosis dari darah babi, dulu merupakan makanan yang populer di Inggris. Tapi kini makanan itu terancam punah karena tidak ada yang mau memakannya.

Sudah ada sejak abad ke-18, kemunculan pie dengan isi daging babi sampai sajian black pudding yang terbuat dari darah babi terancam punah di Inggris. Sajian ini merupakan hidangan tradisional yang dulu sangat digemari banyak orang di Inggris.

Dilansir dari DailyMailUK (08/03), tapi hal ini tampaknya tidak berlaku lagi di era modern. Menurut salah satu penelitian terbaru, kebanyakan warga Inggris yang berusia 18-30 tahun mengaku belum pernah mencoba sajian tradisional ini.

Baca Juga: Benarkah Makan Daging Bisa Merusak Lingkungan? Ini Penjelasannya" selengkapnya

Terancam punahnya sajian pie babi dan sosis dari darah babi, tak lepas dari tren di kalangan anak muda yang lebih peduli terhadap makanan sehat.

Tak hanya kedua makanan yang berbahan dasar babi saja yang mulai ditinggalkan. Beberapa sajian klasik asal Inggris seperti Welsh rarebit, liver, bawang, pie, kentang dengan minuman alkohol juga mulai ditinggalkan orang-orangd Inggris.

Selain pie babi dan sosis darah babi, Gen Z atau orang-orang yang lahir di tahun 1997-2012 di Inggris juga tidak pernah mencoba Jellied Eels, yaitu sajian jeli atau agar-agar dengan belut utuh di dalamnya.

Sementara dalam data penelitian lainnya, hasil survei menunjukkan bahwa black pudding masuk ke dalam makanan Inggris yang terancam punah. Black pudding ini merupakan makanan khas Inggris berupa sosis yang diolah dari darah dan lemak babi, biasanya diasjaikan saat sarapan.

Secara keseluruhan, sekitar 46% koresponden dengan rentang usia 18-29 tahun mengaku bahwa makanan-makanan ini terdengar kuno dan aneh untuk mereka. Sehingga mereka tidak ingin mencobanya.

Beberapa koresponden bahkan menuturkan bahwa selera makan mereka lebih berkelas, dibandingkan orangtua mereka.

Penelitian ini juga menunjukkan, bahwa anak-anak muda di sana lebih suka menyantap makanan khas Asia dibandingkan makanan khas Inggris. Lebih dari dua pertiga koresponden mengatakan bahwa mereka menyukai sushi dan sashimi, serta yang lainnya mengaku penggemar makanan Jepang.

Menurut Ian Roberts dari Sushi Daily, yang melakukan studi pada 1,500 warga Inggris menyimpulkan bahwa orang-orang menyingkirkan makanan lama yang dianggap tidak sehat. Digantikan dengan makanan yang lebih modern dan sehat seperti sushi atau sashimi.

Alasan lain mengapa orang-orang enggan menyantap makanan tradisional Inggris, karena dianggap ketinggalan zaman.Juga karena pandangan makanan yang tampak aneh hingga berlemak.

Selain sushi dan sashimi, makanan lain yang disukai kalangan muda di Inggris sekarang adalah taco, chow mein, madras, taco dan burrito.

Baca Juga: Waduh! 5 Makanan Ini Diprediksi Bakal Punah Akibat Perubahan Iklim" selengkapnya



Simak Video "Chillax, Tempat Nongkrong ala Eropa di Sudirman yang Instagramable"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT