Hati-hati! 4 Tren Diet di TikTok Ini Bisa Membahayakan Kesehatan

ADVERTISEMENT

Hati-hati! 4 Tren Diet di TikTok Ini Bisa Membahayakan Kesehatan

Sonia Basoni - detikFood
Senin, 14 Feb 2022 13:30 WIB
Diet pisang
Foto: iStock
Jakarta -

Dianggap berbahaya dan berlebihan, ada beberapa tren diet viral di TikTok yang sebaiknya tidak diikuti. Tren ini bisa menyebabkan gangguan makan dan kesehatan.

Baru-baru ini TikTok membuat kebijakan baru dimana konten video yang mempromosikan diet berlebihan, puasa makan, sampai tantangan-tantangan makan yang mengajak penggunanya untuk menurunkan berat badan dalam waktu singkat tidak ditayangkan.

TikTok menyadari bahwa konten-konten ini bisa memicu gangguan makan (eating disorder) sampai gangguan kesehatan untuk para penggunanya. Tak heran kalau TikTok mulai membatasi konten-konten diet berbahaya ini.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa tren diet di TikTok yang dianggap berbahaya:

Baca Juga: Dibilang Memalukan oleh Pacarnya karena Gendut, Wanita Ini Turun BB 21 Kg!" selengkapnya


1. #WhatIEatInADay

diet vegetarian dalam Islamdiet berlebihan di tiktok. Foto: iStock


Tren '#WhatIEatInADay' sebenarnya bukan tren diet, melainkan tren orang-orang membagikan apa saja yang mereka makan dari pagi sampai malam hari lewat video di TikTok. Namun sayangnya, kebanyakan orang-orang yang mengunggah video ini, hanya mengunggah makanan-makanan dengan kalori yang kecil.

Banyak juga yang membuat konten video 'WhatIEatInADay' versi diet. Di mana orang-orang, terutama pengguna TikTok wanita, hanya memakan beberapa jenis makanan tertentu dengan kalori serendah mungkin.

Bahkan ada satu video di mana orang-orang hanya minum kopi, lima butir kacang, air lemon dan makanan hambar lainnya. Tentu saja hal ini cukup membahayakan apalagi jika ditiru banyak orang tanpa berkonsultasi ke dokter atau ahli gizi terlebih dahulu.

2. Intermittent Fasting

Pola diet menggunakan teknik intermittent fasting memang cukup digemari banyak orang. Karena pola diet ini cukup mudah dilakukan. Orang-orang hanya perlu berpuasa dalam waktu tertentu, kemudian makan sepuasnya selama waktu yang ditentukan.

Memang dalam beberapa jurnal penelitian, Intermittent Fasting memiliki banyak dampak positif. Seperti penurunan berat badan, menurunkan tekanan darah, sampai meningkatkan kontrol gula darah.

Namun di TikTok sendiri, banyak orang-orang yang melakukan Intermittent Fasting secara gila-gilaan. Banyak dari mereka yang berpuasa dalam waktu panjang, dan hanya buka puasa dengan makanan yang sangat rendah kalori, sampai asupan nutrisi mereka tidak terpenuhi. Tentunya hal ini bisa menyebabkan pusing, lemas, sampai masalah pencernaan.



Simak Video "Nenek Yanah, Viral Gegara Tutorial Memasak Absurd"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT