Ngeri! Selebgram Ini Bagikan Pengalaman Makan Cilok Daging Tikus

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Kamis, 03 Feb 2022 17:00 WIB
Ngeri! Selebgram Ini Bagikan Pengalaman Makan Cilok Daging Tikus
Foto: TikTok erinagustinaa/detikfood
Jakarta -

Selebgram TikTok Erin Agustina bagikan pengalaman mengerikan dirinya tak sengaja makan cilok daging tikus. Video unggahannya viral hingga sudah ditonton lebih dari 2 juta kali.

Cilok adalah jajanan kaki lima favorit orang Indonesia. Cilok biasa ditawarkan oleh penjual kaki lima, baik menggunakan gerobak ataupun pikulan.

Harga cilok yang mulai dari Rp 2 ribuan saja membuat jajanan berbahan aci ini jadi favorit anak kecil. Tak sedikit juga orang dewasa yang menggemarinya. Rasanya yang kenyal gurih berpadu sempurna dengan balutan saus kacang ataupun saus sambal dan kecap.

Cilok memang tergolong jajanan yang aman dikonsumsi, namun apa jadinya jika cilok yang dikonsumsi terbuat dari bahan-bahan yang tidak diinginkan? Selebgram TikTok Erin Agustina (2/2/2022) membagikan pengalaman pribadinya. Detikfood mengutip informasi ini atas izinnya.

Erin mengatakan kejadiannya sudah agak lama, ketika dirinya masih duduk di bangku kuliah. Ia diajak pacarnya jalan-jalan ke Anyer. "Kita di sana jalan dari pagi. Pada siang hari, pacar gue ngajak 'Sayang kita makan yuk'. Biasanya kan kalau di Anyer makannya kayak ikan, sambel, gitu-gitu kan. Akhirnya kita ke satu rumah makan lah," tuturnya.

Saat Erin sudah selesai makan, ia diminta kembali ke mobil duluan karena pacarnya sedang ngobrol dengan pemilik restoran. Posisi mobil ada di seberang rumah makan.

Ngeri! Selebgram Ini Bagikan Pengalaman Makan Cilok Daging TikusErin bercerita kalau dirinya menemukan penjual cilok daging tikus di Anyer Foto: TikTok erinagustinaa

"Pas gue masuk (mobil), gue main HP kan, bete. Pas gue nengok ke sebelah kanan, ada tukang cilok," sambungnya. Ia tertarik jajan cilok kaki lima itu karena berpikir kalau cilok yang dijajakan di Anyer mungkin terbuat dari ikan-ikan segar.

Erin lalu membuka kaca mobil dan putuskan beli cilok Rp 10 ribu. "Lumayan banyak. Bentukannya gede-gede. Abangnya ini masih muda. Dia jualannya kayak di gerobak gitu guys. Gerobaknya warna merah," sambung wanita yang suka bercerita ini.

Setelah beli cilok, Erin masuk lagi ke mobil. "Gue makannya di dalam mobil. Menikmati cilok itu, lo bayangin, pakai saus belatung ya kan, saus yang murah itu. Terus habis itu pakai kecap, pakai sambal, sangat nikmat," tuturnya.

Ia bilang ada sensasi renyah dan kenyal mirip makan kikil, namun Erin tak mencurigai cilok yang dimakannya. Hingga pada akhirnya ia memergoki si penjual cilok sedang bertransaksi dengan seorang kakek.

Erin bisa mengamatinya secara jelas, tanpa diketahui si penjual cilok karena dari luar, kaca mobilnya tak tembus pandang. Penjual cilokpun tak sadar kalau ada Erin yang mengawasi.

Ngeri! Selebgram Ini Bagikan Pengalaman Makan Cilok Daging TikusBanyak warganet jadi khawatir makan cilok karena ada kemungkinan penjual menggunakan daging tikus sebagai isian cilok Foto: detikfood

"Si kakek-kakek bawa plastik transparan warna putih. Lo tahu isinya apa? Lo tahu curut?," tutur Erin. Mereka seperti melakukan transaksi dan plastik isi tikus itu kemudian dimasukkan ke dalam gerobak penjual cilok.

Ia melanjutkan, "Kan nggak mungkin itu curut dijadiin hewan peliharaan?," katanya di akhir video. Ia pun menduga kuat bahwa tikus itu dijadikan bahan pembuatan cilok.

Melihat kolom komentar, banyak warganet terpukau dengan cerita Erin. Tak sedikit juga yang menduga kalau selama ini sebenarnya penjual cilok, bakso, atau pentol yang menggunakan tikus, jumlahnya banyak.

"Kayaknya setiap orang pernah deh (makan cilok tikus), cuma nggak nyadar aja, termasuk aku," sahut seorang warganet. Ada juga yang bilang, "Kayaknya aku juga pernah deh, tapi antara ga ngeuh sama 'yaudalah' gitu."

Tak kalah mencengangkan, seorang warganet cerita dirinya pernah makan bakso enak sekali. "Sampe mau beli lagi, eh besoknya digrebek karena pakai daging celeng (babi)," sahutnya.



Simak Video "Icip-icip Cilok Goang yang Hits di Subang"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)