Nyeleneh! Tren Masak Ayam Pakai Obat Flu yang Bahayakan Kesehatan

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Senin, 17 Jan 2022 13:30 WIB
Nyeleneh! Tren Masak Ayam Pakai Obat Flu yang Bahayakan Kesehatan Foto: The Sun
Jakarta -

Tren TikTok tak selamanya layak diikuti. Salah satu yang membahayakan adalah tren masak ayam dalam larutan obat flu. Dokter mengingatkan risiko kesehatan yang mengintai di baliknya.

Jadi pusat informasi, media sosial seperti TikTok, kerap memunculkan tren baru, namun tidak semuanya bisa diikuti. Kamu sebaiknya memiliki pengetahuan yang cukup untuk mencerna tren tersebut.

Jika mengikuti tren berbahaya, besar kemungkinan kamu bakal celaka. Salah satunya tren 'sleepy chicken' yang disebut dokter membahayakan kesehatan ini.

Mengutip The Sun (14/1/2022), tren ini menunjukkan cara nyeleneh masak ayam. Potongan ayam terlihat bukan direndam bersama kaldu atau rempah, melainkan dimasak bersama obat batuk dan flu!

Netizen TikTok juga menyebut resep ini Nyquil chicken. Nyquil merujuk pada produk obat batuk dan flu yang populer di Inggris. Obat ini biasanya diminum untuk meredakan gejala di malam hari seperti sakit kepala, demam, dan hidung meler.

Pada tren ini, netizen TikTok bahkan ada yang menggunakan hampir setengah botol obat batuk dan flu untuk memasak ayam! Warna masakan pun jadi terlihat kebiruan, seperti warna obat. Mereka merebus campuran ini selama sekitar 5 menit.

Nyeleneh! Tren Masak Ayam Pakai Obat Flu yang Bahayakan Kesehatan'Sleepy Chicken', tren masak ayam pakai obat flu yang viral di TikTok Foto: The Sun

Melihat tren ini, praktisi kesehatan Dr Jeff Foster mengatakan media sosial seperti TikTok sebaiknya tidak dijadikan referensi pengetahuan seputar dunia medis. Pada tren 'sleepy chicken', misalnya, justru membahayakan kesehatan penikmatnya.

"Ide menyatukan produk makanan apapun dengan obat untuk tujuan mendapat manfaat sehat, tidak hanya tindakan bodoh, tapi juga sangat berbahaya," katanya.

Ia menambahkan, dokter pasti punya alasan untuk memberi dosis obat-obatan tertentu pada pasien. "Jika Anda merendam makanan di dalamnya dan kemudian memasaknya, kemungkinan besar Anda akan overdosis atau setidaknya tidak tahu berapa dosis yang Anda dapatkan," katanya.

Kelebihan konsumsi obat diketahui sangat membahayakan. Seseorang bakal berisiko alami keracunan hati, muntah, pusing, kejang, dan bahkan kematian.

Dr Aaron Hartman dari Virginia Commonwealth University juga memberikan pandangannya. "Saat Anda memasak obat batuk dan flu seperti Nyquil, Anda merebus air dan alkohol di dalamnya. Hal ini membuat ayam mengandung jumlah obat yang sangat pekat di dalam dagingnya," ujar Dr Hartman.

Nyeleneh! Tren Masak Ayam Pakai Obat Flu yang Bahayakan KesehatanPraktik merebus ayam dengan obat batuk bisa bahayakan kesehatan karena risiko overdosis Foto: The Sun

Hal ini berarti ketika seseorang makan seiris daging ayam sama saja ia mengonsumsi seperempat hingga setengah botol obat batuk dan flu. Bukan tidak mungkin orang itu bakal alami keracunan makanan.

Dia juga menjelaskan risiko lain saat memasak ayam dengan larutan obat batuk dan flu. Seseorang berarti bakal menghirup serta mengonsumsi obatnya.

"Begitu obat dihirup, obat-obatan ini juga memasuki aliran darah dengan sangat cepat dan tidak melewati hati untuk proses detoksifikasi. Efeknya bisa sangat buruk tergantung seberapa banyak Anda menghirupnya", pungkas Dr Hartman.

Nyeleneh! Tren Masak Ayam Pakai Obat Flu yang Bahayakan KesehatanPakar kesehatan tidak menganjurkan konsumsi ayam yang direbus bersama obat flu Foto: The Sun

Menelusuri tren 'sleepy chicken' di TikTok, rupanya tren ini tidak tampil sebagai hasil pencarian, namun seorang netizen TikTok menemukan alasannya. Netizen dengan akun @DivaTRmonique mengatakan tren ini sebagai 'micro trend' atau 'pocket trend'.

Tren ini dilakukan oleh orang-orang yang sedang berjuang sembuh dari masalah kecanduan dan penyalahgunaan obat terlarang. Dirinya enggan mengungkap identitas akun-akun yang mencoba tren 'sleepy chicken' di TikTok.



Simak Video "Kisah Driver Ojol Antar Makanan Saat Anaknya Meninggal Disebut Modus Belaka"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com