Ketok Harga Bikin Pembeli Kaget, Ada Ikan Rp 4,1 Juta dan Angkringan Rp 250 Ribu

ADVERTISEMENT

Kisah Ketok Harga yang Viral

Ketok Harga Bikin Pembeli Kaget, Ada Ikan Rp 4,1 Juta dan Angkringan Rp 250 Ribu

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Jumat, 24 Des 2021 17:30 WIB
Keren! 4 Remaja Bisnis Angkringan, Omzetnya Rp 30 Juta Tiap Bulan!
Foto: detikFood/Devi S. Lestari
Jakarta -

Banyak kisah ketok harga viral di media sosial dan menyita perhatian warganet. Misalnya harga ikan di restoran yang mencapai Rp 4,1 juta hingga biaya santap di angkringan mencapai Rp 250 ribu!

Salah satu ulah nakal penjual makanan adalah melakukan ketok harga atau getok harga. Mereka bakal mematok harga sangat tinggi untuk sebuah hidangan yang sebenarnya tidak semahal itu.

Biasanya korban ketok harga adalah pengunjung yang tak teliti sebelum membeli. Pengunjung langsung beli dan bersantap saja, tanpa mengonfirmasi dulu berapa harga makanan di tempat itu. Kemudian ketika membayar, barulah mereka kaget lantaran biaya santap yang amat mahal.

Beberapa kisah ketok harga terjadi karena murni kesalahan penjual makanan, namun beberapa di antaranya juga terjadi akibat kesalahpahaman. Penjual dan pembeli tidak memiliki pemahaman yang sama atas sebuah harga makanan.

Salah satu yang pernah viral adalah kisah ikan seharga Rp 4,1 juta di sebuah restoran seafood di Langkawi, Malaysia. Pengunjung yang bersantap kaget melihat harga ini. Ia merasa menjadi korban ketok harga dan mengunggah kisahnya di media sosial.

Viral Ketok Harga Ikan Rp 4,1 Juta, Resto Ini Jual Olahan Ikan Peliharaan 20 TahunViral Ketok Harga Ikan Rp 4,1 Juta di Langkawi, Malaysia Foto: Says Malaysia

Namun kemudian muncul klarifikasi dari pihak restoran bernama Terapung Sas Rimba. Pemiliknya menjelaskan ketika pengunjung itu datang, ia memilih ikan siakap yang besar.

Beratnya mencapai 7 kg dengan harga per 100 gram sudah mahal. Pengunjung itu juga menolak ketika ditawari ikan lain yang lebih kecil.

Baca Juga: Dituduh Ketok Harga, Pemilik Restoran Ini Jelaskan Kenapa Harga Ikannya Rp 4,1 Juta

Lalu ada juga kisah z yang viral di Indonesia. Seorang pengunjung angkringan kaget ketika harus membayar Rp 250 ribu usai bersantap di tempat makan sederhana ini.

Kisah ini diungkap seorang netizen melalui akun Twitter @txtdarimichat. Saat itu ia tengah dinas ke Bogor. Saat tengah malam dirinya kelaparan, ia mencari makanan di tempat makan sejenis angkringan dengan tenda warna kuning.

Sesampainya di angkringan tersebut, dirinya dan teman-teman memesan empat porsi nasi dan ayam goreng serta sedikit sayuran sebagai pelengkap. Total biaya bersantapnya ternyata mencapai ratusan ribu rupiah! Ia terkejut karena pilihan makanannya tidak mewah dan tidak banyak, namun harganya sangat mahal.

Baca Juga: Kena Getok Harga, Netizen Bayar Rp 250 Ribu untuk Makan Angkringan

Tak kalah mencuri perhatian, belum lama ini seorang food vlogger juga jadi korban ketok harga. Ia membeli kulit babi guling seharga Rp 500 ribu saat makan di Badung, Bali.

Food Vlogger Kena Getok Harga, Bayar Rp 500 Ribu untuk Kulit Babi GulingFood Vlogger Kena Getok Harga, Bayar Rp 500 Ribu untuk Kulit Babi Guling Foto: TikTok/kulinersamacici

Vinny Laurencia di balik akun @Kulinersamacici mengatakan ia tak tahu kisaran harga kulit babi guling. Namun ia mendapat banyak informasi dari followersnya kalau harga Rp 500 ribu terlalu mahal.

Setelah video tersebut viral, Vinny mengaku langsung dihubungi oleh pihak Warung Babi Guling Men Lari. Pihaknya punya niat baik ingin meluruskan kekeliruan yang terjadi. Mereka bersedia mengembalikan kelebihan uang yang dibayarkan oleh Vinny.

Lalu seperti apa lagi ya kejadian-kejadian getok harga yang viral? Bukan hanya di Indonesia, ternyata kejadian getok harga ini juga banyak terjadi di negara-negara lain.

Dalam ulasan kali ini, detikfood bakal mengungkap kisah-kisah ketok harga yang viral. Harga makanan yang selangit bisa bikin kamu kaget saat melihatnya.



Simak Video "Steak Ayam Saus Barbeque Murah Meriah di 5758 Chicken Steak"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT