Ini 5 Kuliner Ekstrem yang Terbuat dari Darah Babi

ADVERTISEMENT

Ini 5 Kuliner Ekstrem yang Terbuat dari Darah Babi

Riska Fitria - detikFood
Rabu, 08 Des 2021 19:30 WIB
5 Kuliner Ekstrem yang Terbuat dari Darah Babi
Foto: iStock
Jakarta -

Beberapa makanan ekstrem ini terbuat dari darah babi. Makanan dari darah babi tersebut banyak ditemui di berbagai negara termasuk di Indonesia.

Biasanya bagian hewan yang dapat dikonsumsi adalah daging dan kulitnya saja. Namun jangan salah, darah hewan juga bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan.

Salah satunya darah babi yang juga ditemui di Bali. Darah babi dianggap dapat menambahkan cita rasa yang lezat, karenanya sering dipakai untuk campuran masakan.

Bahkan ada pula makanan yang benar-benar menggunakan darah babi sebagai bahan utamanya. Selain Bali, daerah Sumatera hingga negara Asia lainnya juga punya kuliner darah babi.

Berikut 5 makanan yang terbuat dari darah babi:

1. Urutan

5 Kuliner Ekstrem yang Terbuat dari Darah Babi5 Kuliner Ekstrem yang Terbuat dari Darah Babi Foto: iStock

Urutan atau oret merupakan makan khas Bali yang terbuat dari campuran darah babi. Makanan ini biasa disebut juga dengan sebutan sosis babi.

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat urutan antara lain ada hati babi, ginjal, jantung babi dan darah babi. Untuk bumbunya bisa menggunakan bumbu base genep khas Bali.

Setelah itu, semua bahan tersebut diblender hingga halus. Kemudian dimasukkan ke dalam usus babi. Di ujung susunya harus diikat agar tidak tumpah menggunakan serabut kelapa.

Lalu, direbus hingga matang. Biasanya masyarakat Bali mengolah urutan dengan cara digoreng. Kuliner ini memiliki tingkat ketahanan yang tinggi bahkan sampai 10 hari.

Baca Juga: Kejadian Seputar Konsumsi Daging Babi Viral yang Bikin Heboh

2. Gorengan darah babi

5 Kuliner Ekstrem yang Terbuat dari Darah Babi5 Kuliner Ekstrem yang Terbuat dari Darah Babi Foto: YouTube Bali Foodie

Gorengan darah babi biasanya disajikan sebagai lauk pelengkap untuk seporsi nasi campur dan babi guling. Kuliner ini terbuat dari darah babi yang sudah diberi bumbu.

Darah tersebut kemudian dibekukan, agar bentuknya menggumpal berbentuk gumpalan-gumpalan abstrak. Baru kemudian digoreng hingga matang.

Gorengan tersebut berwarna hitam pekat. Namun ketika dibelah, bagian dalamnya berwarna coklat kemerahan.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT