Eksperimen Daud Kim, YouTuber Mualaf Saat Cari Makanan Halal di Korea

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 27 Okt 2021 16:00 WIB
Eksperimen Daud Kim, YouTuber Mualaf Saat Cari Makanan Halal di Korea Foto: YouTube Daud Kim
Jakarta -

Daud Kim, seorang mualaf dan YouTuber asal Korea Selatan bereksperimen mencari makanan halal di negaranya. Apakah Daud Kim menemukan makanan halal dengan mudah?

Nama Daud Kim tidak asing untuk sebagian besar masyarakat Indonesia. Ia adalah YouTuber dan kreator konten asal Korea Selatan yang memutuskan memeluk agama Islam pada September 2019.

Mualaf ini bahkan mengganti namanya, dari yang dikenal sebagai Jay menjadi Daud. Konten andalannya di YouTube adalah berbagai video bertema Islam.

Salah satunya eksperimen ketika Daud Kim mencari makanan halal di Korea Selatan. Videonya yang diunggah pada 6 April 2021 ini sudah ditonton lebih dari 767 ribu kali saat berita ini dibuat.

"Apakah orang-orang Korea tahu soal makanan halal?" katanya di awal video. Daud Kim lantas mengakui selama ini tak terlalu mudah untuknya menemukan makanan halal di negaranya.

Eksperimen Daud Kim, YouTuber Mualaf Saat Cari Makanan Halal di KoreaEksperimen Daud Kim, YouTuber Mualaf Saat Cari Makanan Halal di Korea Foto: YouTube Daud Kim

"Tentu kalau kamu tinggal di Itaewon Seoul, mudah menemukan restoran halal atau toko halal. Tapi di kota lain, tak begitu mudah. Apakah saya bisa menemukan makanan halal di restoran nonhalal?" tuturnya.

Daud Kim lantas mengunjungi restoran secara acak di wilayah Yawoori, Cheonan dan bertanya apakah ada makanan halal? Pertama, ia menyambangi restoran 'cold noodle'.

"Apakah ada makanan halal di sini?" tanyanya. Kemudian pegawai restoran itu malah bertanya soal apa itu makanan halal? Daud Kim lantas menjelaskan makanan halal adalah makanan yang bisa dimakan Muslim, yang tidak mengandung babi.

Pegawai restoran itu langsung bilang, tidak ada makanan halal. Meski dirinya bilang kaldu sup di sana memakai daging sapi. "Tapi kamu menyajikannya bersama daging babi," kata si pegawai restoran.

Eksperimen Daud Kim, YouTuber Mualaf Saat Cari Makanan Halal di KoreaEksperimen Daud Kim, YouTuber Mualaf Saat Cari Makanan Halal di Korea Foto: YouTube Daud Kim

Akhirnya Daud Kim meninggalkan restoran itu. Ia lantas bergegas ke tujuan keduanya yaitu restoran tofu stew. Namun, lagi-lagi pegawai di sini tidak tahu soal makanan halal.

Setelah dijelaskan Daud Kim bahwa makanan halal tidak boleh mengandung babi, pegawai menawarkan menu seafood dan daging sapi. Namun dirinya baru sadar kalau kuah untuk tofu stew dibuat dengan babi.

"Kami bisa menggunakan air saja sebagai gantinya," kata si pegawai. Daud Kim menjelaskan, restoran ini ternyata berusaha sebisa mungkin menyediakan makanan halal meski pihaknya tidak memiliki menu tersebut. "Ini bagus," katanya.

Ia lalu beralih ke tujuan selanjutnya yaitu jajanan kaki lima Korea Selatan. Ternyata penjual makanan ini juga tidak tahu konsep makanan halal, namun begitu dijelaskan makanan yang tidak mengandung babi, ia mengatakan kalau makanannya terbuat dari ayam.

Eksperimen Daud Kim, YouTuber Mualaf Saat Cari Makanan Halal di KoreaEksperimen Daud Kim, YouTuber Mualaf Saat Cari Makanan Halal di Korea Foto: YouTube Daud Kim

"Sama sekali tidak mengandung babi?," tanya Daud Kim. "Ada menu pork belly, tapi yakitori dibuat hanya dengan daging ayam," kata si penjual makanan.

Daud Kim belum puas dengan temuannya. Ia bilang kalau bisa menemukan makanan tanpa unsur babi, namun ia belum menemukan restoran yang menyediakan menu daging yang disembelih dengan halal.

Satu hal yang diapresiasi Daud Kim, tiap pegawai restoran atau penjual makanan yang ia temui berkata jujur atas menu yang ditawarkan. Kalaupun tidak mengandung topping babi, namun mereka akan bilang jika sup, saus, atau pelengkap lainnya mengandung babi.

Akhirnya Daud Kim putuskan mampir ke restoran halal yang sebenarnya. Restoran ini menyajikan menu khas Asia Tengah. "Saya datang ke sini untuk tanya apakah ada restoran halal lainnya?," ujar Daud Kim.

Eksperimen Daud Kim, YouTuber Mualaf Saat Cari Makanan Halal di KoreaEksperimen Daud Kim, YouTuber Mualaf Saat Cari Makanan Halal di Korea Foto: YouTube Daud Kim

Ia melanjutkan, "Pegawai restoran itu bilang hanya ada sedikit restoran halal di wilayah ini. Jadi jika saya pergi ke Cheonan Station, ada beberapa restoran halal di sana."

Daud Kim menyimpulkan kalau banyak orang Korea Selatan belum tahu apa itu makanan halal? Ketersediaan makanan halal atau restoran halal juga masih terbatas.

Jadi bagaimana tips mencari makanan halal saat di Korea Selatan? "Pertama, tanya pegawai restoran, apakah ada menu babi? Kedua, tanya apakah ada babi di saus atau sup yang mereka pakai? Adakah penggunaan ham atau Spam? Dan keempat, tanya apakah dagingnya halal?" kata Daud Kim.

Ia mengaku sedih karena tahu pilihan makanan halal masih terbatas di negaranya. Tapi ia berharap ke depannya semakin banyak pilihan makanan halal di Korea Selatan.



Simak Video "Demam Permen Dalgona Gara-gara Squid Game"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
dMentor
×
Mulai Bisnis Ala Sandiaga Uno
Mulai Bisnis Ala Sandiaga Uno Selengkapnya