Hits Banget! Seblak Jajanan Kampung

Dari Kampung Kini Seblak Populer di Indonesia hingga Disukai Orang Korea

Yenny Mustika Sari - detikFood Rabu, 20 Okt 2021 14:00 WIB
seblak iten raih pendapatan rp 2.5 juta sehari Foto: Anggi Muliawati/detikcomi
Jakarta -

Seblak Bandung dulunya hanyalah jajanan tradisional yang diketahui warga lokal saja. Namun, kini seblak yang pedas nampol menjadi jajanan hits di Indonesia.

Seblak adalah jajanan khas Bandung dan daerah Jawa Barat lainnya. Makanan ini terbuat dari kerupuk mentah yang sebelumnya telah direndam air panas atau direbus hingga lembek. Kemudian ditumis menggunakan bumbu rempah yang pedas rasanya.

Salah satu rempah yang harus ada adalah cikur atau kencur. Rempah satu ini akan membuat cita rasa seblak lebih kaya dan tentunya memberikan aromatik yang khas.

Selain kerupuk, campuran lain untuk membuat seblak di antaranya ada mie, kwetiau, bakso, sosis, ceker, hingga tulangan ayam. Ada juga yang ditambahkan topping kekinian aneka bakso ikan.

Baca Juga: Lagi Ngetren di Singapura, Kue Ultah Mie Goreng Indonesia Jadi Laris Manis

Seblak super pedasSeblak super pedas Foto: Istimewa

Dulunya seblak memang dikenal sebagai jajanan kampung, karena hanya tersedia di daerah Bandung dan sekitarnya saja. Namun, sebenarnya sudah ada sejak tahun 1940-an.

Kepopuleran seblak dimulai pada tahun 2000-an, kemudian menjadi jajanan hits di luar Jawa Barat sekitar tahun 2015. Bermula dari adanya penjual yang menawarkan seblak dengan level kepedasan yang nampol.

Gerai seblak yang saat itu terkenal pedasnya adalah Seblak Jeletet Murni yang awal kemunculannya membuat banyak orang penasaran. Level kepedasan dan aneka topping kekinian yang ditawarkan juga membuat tempat ini makin mencuri perhatian pecinta kuliner.

Walaupun sudah ada gerai seblak kekinian, namun penjual seblak tradisional tetap eksis. Di kota Bandung, Jawa Barat banyak ditemui penjual seblak yang terkenal. Bukan yang digerai besar, melainkan yang masuk ke gang perumahan warga.

Sebut saja seperti Seblak Mahda Hot yang tersembunyi di sebuah gang kawasan Padasuka, Bandung. Seblak rumahan ini selalu diantre setiap harinya. Jadi tempat favorit karena bumbunya yang pekat dan medok. Ada juga Seblak Sultan yang terkenal di seluruh penjuru Bandung.

Seblak Jeletet Anna TebetSeblak Jeletet Anna Tebet Foto: dok.detikFood/Dewi Anggraini

Baca Juga: 10 Makanan Favorit Nabi Muhammad SAW dan Manfaat Sehatnya

Seblak di Bandung masih ditawarkan dengan harga terjangkau. Bahkan, ada penjual seblak yang menawarkan harga per topping-nya Rp 1.000 saja.

Kepopuleran seblak ternyata tak hanya disukai masyarakat Indonesia saja. Namun, banyak juga orang asing seperti Korea Selatan yang penasaran dengan rasanya. Saat mengunjungi Indonesia, orang-orang Korea ini tak melewatkan untuk mencicipinya.

seblak iten raih pendapatan rp 2.5 juta sehariseblak iten raih pendapatan rp 2.5 juta sehari Foto: Anggi Muliawati/detikcomi

Berjualan seblak juga dipilih mantan artis FTV Oddi Dermawan. Oddi menjual seblak menggunakan gerobak sederhana di kawasan kuliner kaki lima belakang Grand Indonesia. Seblak yang ia tawarkan ini viral dan harus rela mengantre untuk menikmatinya.

Dalam beberapa hari ini, detikFood akan mengupas tuntas tentang seblak. Mulai dari resepnya, tempat makan seblak populer, hingga reaksi orang Korea saat mencicipi nikmatnya seblak pedas nampol. Pantau terus detikFood ya!

Baca Juga: Selain Bang Tigor, Ex Pegawai KPK Tata Khoiriyah Kini Jualan Garlic Bread



Simak Video "Masak Masak: Resep Seblak Seafood"
[Gambas:Video 20detik]
(yms/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com