Istimewa! Merah Merona Tomat Rekayasa Genetika Ini Lebih Kaya Nutrisi

Devi Setya - detikFood Selasa, 28 Sep 2021 08:30 WIB
Tomat untuk skincare alami Foto: Getty Images/iStockphoto/silvae
Jakarta -

Tomat dikenal sebagai buah yang kandungan gizinya tinggi serta memiliki rasa enak. Di Jepang ada tomat istimewa yang merupakan hasil rekayasa genetik sehingga gizinya jauh lebih tinggi dibandingkan tomat biasa.

Tomat termasuk buah yang dikonsumsi sehari-hari, bahkan kerap ditambahkan dalam masakan. Rasanya yang manis segar juga menjadikan tomat digemari banyak orang.


Dalam satu butir tomat terkandung vitamin C, serat, antioksidan dan Likopen. Tomat juga mengandung asam amino yang baik untuk kesehatan tubuh manusia. Tapi kini para ilmuwan tengah mengembangkan varietas tomat dengan kandungan nutrisi yang jauh berkali-kali lipat.

racun pada buah dan sayurIstimewa! Merah Merona Tomat Rekayasa Genetika Ini Lebih Kaya Nutrisi Foto: ilustrasi/thinkstock

Dilansir dari Oddity Central (24/9) sebuah tomat yang diberi nama Sisilia Rouge High GABA adalah jenis tomat khusus yang dirancang untuk mengandung asam gamma-aminobutyric (GABA) tingkat tinggi, asam amino yang dipercaya dapat membantu relaksasi dan membantu menurunkan tekanan darah.

Startup Sanatech Seed Co. yang berbasis di Tokyo bekerja sama dengan para ilmuwan di Universitas Tsukuba untuk mengembangkan varietas tomat baru menggunakan teknologi pengeditan gen CRISPR/Cas9. Tomat ini dinamakan Sisilia Rouge High GABA, tomat jenis baru yang mengandung lima sampai enam kali lebih banyak asam amino dibandingkan tomat biasa.

Menurut Shimpei Takeshita, Presiden Sanatech Seed dan Chief Innovation Officer Pioneer EcoScience, distributor eksklusif tomat, perusahaan sudah diberi izin untuk menjual varietas GABA Sisilia Rouge ini secara komersil. Tomat tinggi nutrisi ini mulai dipasarkan pada Desember 2020.

Kini para petani sedang mencoba menanam bibit tomat ini agar kebutuhan pasar bisa terpenuhi.

"Pada awalnya kami mendapat reaksi beragam terhadap makanan hasil rekayasa genetik, dan kami pikir akan sulit untuk membawanya ke pasar karena tidak sepenuhnya dipahami oleh konsumen," kata Takeshita Tatsuo, ketua Sanatech Seed. "Tetapi tomat mendapatkan reputasi yang baik dan banyak yang tertarik melakukan uji coba budidaya."

Komite kementerian kesehatan Jepang memberikan izin kepada Sanatech Seed untuk mengkomersialkan varietas tomat terbaru ini. Namun penjualan tomat rekayasa genetik ini harus disertai dengan label atau stiker penjelasan bahwa tomat ini dibuat dengan teknologi khusus.

Sanatech Seed sudah mulai menerima pesanan online untuk tomat Sisilia Rouge High GABA. Sekotak tomat seberat 3 kilogram dijual dengan harga 7.500 yen atau sekitar Rp 967 ribu. Harga ini terbilang sangat mahal untuk produk tomat.



Simak Video "Yuk Buat Brownies Tomat, Lezat dan Pasti Sehat!"
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com