Ngakak! Wanita Ini Dapat Diskon Taksi Online Gegara Supirnya Kentut Usai Makan Petai

Sonia Basoni - detikFood Minggu, 12 Sep 2021 19:30 WIB
Ngakak! Wanita Ini Dapat Diskon Taksi Online Gegara Supirnya Kentut Usai Makan Petai Foto: TikTok @putrinatashaaaaa
Jakarta -

Jika biasanya aplikasi taksi online punya promo diskon dan potongan harga. Berbeda dengan wanita ini yang dapat diskon gegara supirnya kentut.

Sama seperti di Indonesia, di Malaysia aplikasi ojek online juga merambah ke taksi online. Harga yang ditawarkan taksi online jauh lebih murah dibandingkan taksi biasa. Selain itu pihak aplikasi juga menyediakan banyak promo serta potongan harga menarik.

Baca Juga: 5 Makanan yang Menyebabkan Kamu Sering Kentut


Namun bukan potongan harga itu yang didapatkan oleh wanita asal Malaysia bernama Putri Natasha. Lewat akun TikTok miliknya (10/09), Putri menjelaskan pengalaman kocak dan tak terlupakannya saat naik taksi online. Bahkan pengalamannya ini langsung viral dan ditonton lebih dari 1,2 juta kali dalam waktu singkat.

"Ada pengalaman tak terlupakan saat saya akan vaksin. Waktu mau vaksin saya pergi pakai Grab (taksi online). Dari rumah ke tempat vaksin itu argonya sekitar RM 19 (Rp 65.000). Awalnya tidak ada yang salah memang, tapi di tengah jalan tiba-tiba saya mencium aroma yang sangat busuk," jelas Putri.

Three friend in the car. The driver is a male and looking to rear seat at mirror and smiling. The passenger is two asian hijab women smiling and laughing in the carilustrasi Supir Taksi Online Foto: Getty Images/ibnjaafar

Aroma tak sedap itu cukup mengganggunya, apalagi di dalam mobil yang tertutup. Dia sempat mencari arah dari aroma busuk itu tapi tak kunjung menemukan sumbernya. Bahkan ia sampai mencium ketiaknya sendiri, karena takut lupa mengenakan deodoran, tapi ternyata tubuhnya tidak bau busuk sama sekali.

"Bau busuknya itu benar-benar parah banget. Bau busuknya itu macam aroma bangkai musang diaduk dengan telur biawak, pokoknya bau banget!" komplain Putri.

"Saya juga sempat cek sepatu saya takutnya saya injak kotoran kucing, tapi tidak juga," lanjutnya dengan bingung.

Akhirnya sepanjang perjalanan dia menahan aroma busuk itu, padahal sudah pakai masker berlapis tapi aroma busuknya tetap tercium. Ketika sampai tempat vaksin, tiba-tiba supir taksi online tersebut meminta maaf kepadanya.

"Lalu supir ini tiba-tiba minta maaf ke saya. Bahkan dia menyuruh saya untuk membayar RM 10 saja (Rp 34.000). Saya bingung kenapa nih dia cuma mau dibayar setengah harga? Eh tahunya supir ini bilang kalau dia sebelumnya habis makan sambal udang petai yang sangat banyak, sehingga aroma kentutnya tadi sangat busuk," lanjut Putri sambil menahan tawanya.

sambal udang petaisambal udang petai Foto: detikcom

"Jadi ternyata aroma busuk itu berasal dari supir taksi yang diam-diam kentut setelah menyantap sambal udang petai sampai saya dikasih diskon," pungkas Putri yang terus tertawa.

Begitu juga dengan netizen yang tak kalah ngakak mendengar pengalaman Putri mendapatkan diskon karena sambal udang petai.

"Wei, daripada dapet diskon RM 9 tapi tahan itu bau busuk karena sambal udang petai. Mending saya bayar normal, yang penting boleh buka jendela atau pintu mobil sekalian," komen @loveann**.

"Si abang nih tak ada salah banget ngomongnya. Memang sih sambal udang petai itu enak banget, tapi kalau seperti ini menyiksa orang sekitar ya," komen @weasley**.

"Hahaha ngakak banget! Bisa-bisanya si abang kasih diskon perkara kentut busuk beraroma sambal udang petai," lanjut @farhana***.

"Ya ampun kalian berdua kenapa tahan banget cium aroma kentut ala sambal udang petai. Kan bisa saling buka jendela, si abang supir juga tahan-tahan aja lagi cium aroma kentut sendiri," pungkas @qiez***.

Karena diskon sambal udang petai ini, video curhatan Putri berhasil mendapatkan ribuan likes dan komentar yang menghibur.

Baca Juga: Konsumsi Berlebihan 5 Makanan Ini Bikin Kentut Berbau Busuk



Simak Video "Masak Masak: Resep Sambal Udang Petai Ala Thailand"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com