6 Merek Makanan Tertua Asli Indonesia, Ada Jamu Jago hingga Permen Davos

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Minggu, 05 Sep 2021 12:00 WIB
6 Merek Makanan Tertua di Indonesia, Ada Jamu Jago hingga Permen Davos Foto: Purbalinggakab.go.id
Jakarta -

Merek makanan tertua di Indonesia ini masih bisa dinikmati sampai sekarang. Salah satunya bahkan sudah diproduksi sejak 103 tahun lalu!

Siapa sangka beberapa merek makanan terkenal di Indonesia sudah ada sejak zaman dulu. Sampai sekarang produk makanan ini masih dijual dan terus digemari.

Sebut saja produk Teh Botol Sosro yang ternyata sudah ada sejak 1940. Produk minuman yang bermula dari kota Slawi ini sekarang bahkan sudah mendunia.

Lalu ada juga produk jamu kebanggaan Indonesia, Jamu Jago yang mengukir kisah panjang. Produk ini diciptakan T.K. Suprana sejak tahun 1918.

Dirangkum detikfood dari Good News From Indonesia (GNFI) dan sumber lainnya, berikut 6 merek makanan tertua di Indonesia:

1. Jamu Jago

6 Merek Makanan Tertua di Indonesia, Ada Jamu Jago hingga Permen Davos6 Merek Makanan Tertua di Indonesia, Ada Jamu Jago hingga Permen Davos Foto: Jamu Jago

Jamu Jago adalah adalah salah satu perusahaan jamu terkenal di Indonesia. Sudah ada sejak 1918, perusahan jamu ini didirikan T.K Suprana yang mengamati cara pembuatan jamu dari ibunya.

Awalnya produk Jamu Jago dijual di Desa Wonogiri, kemudian meluas ke Solo hingga seluruh pulau Jawa. Pada tahun 1936, T.K. Suprana mengundurkan diri dan menyerahkan perusahaannya pada keempat putranya. Dan pada tahun 1945, pusat kegiatan Jamu Jago dipindahkan ke Semarang.

Jamu Jago telah memproduksi lebih dari 138 jenis jamu menggunakan metode Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB), termasuk produk Jamu Istimewa dan Buyung Upik. Produk Jamu Jago kini bahkan sudah sampai ke Singapura, Jepang, hingga Kanada.

2. Kecap Bango

6 Merek Makanan Tertua di Indonesia, Ada Jamu Jago hingga Permen Davos6 Merek Makanan Tertua di Indonesia, Ada Jamu Jago hingga Permen Davos Foto: Bearita

Kecap Bango yang eksis hingga saat ini ternyata punya sejarah panjang. Kecap ini sudah diproduksi sejak 1928 di daerah Benteng, Tangerang.

Perjalanan Kecap Bango dimulai oleh suami istri bernama Tjoa Pit Boen (Yunus Kartadinata) dan Tjoa Eng Nio. Mereka membuat Kecap Bango di garasi rumahnya. Nama Bango dipilih dengan harapan produk kecap manis mereka bisa terbang tinggi dan jauh seperti burung. Kemudian pada 1992, Kecap Bango diakuisisi oleh Unilever. Kecap ini dipasarkan dengan slogan "Benar-benar Kecap" dan "Rasa Tak Pernah Bohong".

Selanjutnya
Halaman
1 2 3

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com